*Khusus rubrikasi berlangganan
REGULASI | KLINIK MINERBA E-MAGAZINE | FOKUS TAMBANG Sign in
BURSA
TAMBANG 15 April 2013 | 09.46
IHSG Rentan Terhadap Pembalikan Arah
Jakarta TAMBANG. Perburuan saham-saham pilihan, terutama bluechips, terlihat dari tingginya nilai transaksi beberapa saham tersebut pada perdagangan pekan lalu. Bahkan beberapa saham-saham pertambangan pun ikut menguat, dan menjadikan indeks sektor pertambangan menjadi salah satu top gainer penopang penguatan IHSG. Namun demikian, IHSG masih rentan mengalami pembalikan arah, jika kondisi pasar saham global tidak mendukung kelanjutan penguatan.
TAMBANG 12 April 2013 | 19.08
Satu-satunya di Asia, IHSG Menutup Pekan Ini di Zona Hijau
Jakarta TAMBANG. Bursa Efek Indonesia hari ini (Jumat, 12/4) ditutup pada level 4.937,21 dengan mencatatkan kenaikan +12,95 poin (+0,26%), dan menjadi satu-satunya di Asia yang berhasil menguat. Meskipun tidak diikuti dengan penguatan di seluruh sektor, namun sektor pertambangan cukup beruntung bisa ikut menikmati lonjakan +10,62 poin (+0,59%) sehingga di akhir minggu ini berada di level 1.796,724.
TAMBANG 12 April 2013 | 10.06
IHSG Diharapkan Akhiri Pekan Ini di Jalur Hijau
Jakarta TAMBANG. Setelah berhasil menghijaukan seluruh sektor di lantai bursa kemarin (11/4), IHSG diharapkan masih memiliki amunisi untuk terus menerobos di atas zona hijau pada perdagangan hari ini (Jumat, 12/4) nanti.
TAMBANG 11 April 2013 | 20.06
Semua Sektor di Bursa Akhirnya Menghijau
Jakarta - TAMBANG. IHSG hari ini (Kamis,  11/4) berhasil naik kembali ke zona 4.900 dan menghijaukan semua sektor, termasuk sektor tambang yang pada sesi I masih melemah. Indeks ditutup di level 4.924,26, atau meningkat +46,788 poin (+0,96%) dari akhir perdagangan kemarin.
TAMBANG 11 April 2013 | 13.58
Sektor Tambang Memerah, Meski Sesi Pertama IHSG Ditutup Menguat
Jakarta TAMBANG. Perdagangan sesi pertama hari ini (Kamis, 11/4) ditutup dengan lonjakan IHSG sebesar +33,54 poin (+0,69%) di level 4.911,02. Meskipun penguatan terjadi di hampir seluruh sektor, namun sektor pertambangan masih cenderung melemah.