*Khusus rubrikasi berlangganan
REGULASI | KLINIK MINERBA E-MAGAZINE | FOKUS TAMBANG Sign in
TAMBANG TODAY
TAMBANG 11 September 2014 | 08.12
Perusahaan Amerika Beli Tambang di NTT
Tambang batu kapur dan gipsum di Solor, Nusa Tenggara Timur, mayoritas sahamnya dibeli sebuah perusahaan Amerika. Dibayar dengan kombinasi antara saham dan tunai. Akan dijadikan industri semen, untuk pasar lokal dan ekspor.
TAMBANG 11 September 2014 | 06.24
Pertamina Berharap Ungkap Tuntas Penyelundupan BBM Di Kepri
Jakarta-TAMBANG. Pihak PPATK dan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipid Eksus) Bareskrim Polri akhirnya berhasil membongkar kasus bisnis bbm ilegal yang terjadi di kepulauan Riau. Tindakan ini diduga merugikan negara sebesar Rp.1,3 triliun . Pihak Kepolisian pun telah menahan empat tersangka yang diduga terkait praktik korupsi dan pencucian uang dengan modus penggelapan BBM di wilayah tersebut.
TAMBANG 10 September 2014 | 19.35
IMA minta Pemerintah Tertibkan IUP Bermasalah
Jakarta-TAMBANG. Sudah menjadi pemahaman umum jika sektor pertambangan masih menyisahkan banyak masalah. Salah satunya terkait maraknya Ijin Usaha Pertambangan. Setelah kewenangan mengeluarkan ijin diberikan pada Pemerintah daerah, ada banyak IUP yang dikeluarkan hingga sekarang ini berjumlah 10.600an perusahaan. Dari jumlah tersebut sebenarnya tidak banyak perusahaan yang sudah beroperasi.
TAMBANG 10 September 2014 | 18.50
Pengelolaan SDA Hendaknya Diarahkan Ke Peningkatan Kualitas SDM
Jakarta-TAMBANG. Indonesia memang cukup kaya dalam sumber daya alam termasuk komoditi pertambangan. Sayangnya selama ini pengelolaan pertambangan masih diarahkan untuk peningkatan pendapatan negara. Seharusnya ke depan kekayaan sumber daya alam ini dimanfaatkan untuk meningkatkan sumber daya alam. Hal ini disampaikan oleh Ketua Asosiasi Pertambangan Indonesia (IMA/API) Martiono Hadianto dalam Sarasehan Optimalisasi Penerimaan Negara dari Sektor Minerba di Megawati Institute.
TAMBANG 10 September 2014 | 17.23
Indonesia Power Beli LNG Dari Pertagas Niaga
Jakarta-TAMBANG. Untuk menjamin ketersediaan gas untuk pembangkit listrik di Pesanggrahan Bali, PT Pertagas Niaga akan memasok LNG sebesar 3,36 juta ton  dalam periode 2019 hingga 2035. LNG yang dipasok berasal dari berbagai sumber dan akan diregasifikasi di Land Storage Regasification Unit (LSRU) di Pelabuhan Benoa, Bali.