*Khusus rubrikasi berlangganan
REGULASI | KLINIK MINERBA E-MAGAZINE | FOKUS TAMBANG Sign in
BURSA
TAMBANG 14 Desember 2011 | 14.28
BRAU Alokasikan Capex 2012 Sebesar USD160 Juta
Jakarta - TAMBANG. Direktur Keuangan PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) John J. Ramos menyampaikan perusahaan akan mengalokasikan belanja modal (capex) 2012, hingga USD160 juta. Sumber dana diperoleh melalui kas internal.
TAMBANG 14 Desember 2011 | 13.05
2012, 60 Persen Batubara BRAU Sudah Terjual
Jakarta - TAMBANG. PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) menargetkan produksi batubara di 2012 sebesar 23 juta metrik ton (MT) di mana 60 persen dari produksi tersebut sudah terjual kontrak (under contract). Demikian disampaikan Presiden Direktur BRAU Rosan Perkasa Roeslani saat Public Expose perseroannya di Jakarta, Rabu 14 Desember 2011.
TAMBANG 14 Desember 2011 | 12.05
BRAU Yakin Capai Target Produksi 2011
Jakarta - TAMBANG. Presiden Direktur PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) Rosan Perkasa Roeslani optimis penuhi target produksi 2011 sebesar 20 juta metrik ton (MT). Keyakinan tersebut didukung oleh kinerja perusahaan yang meningkat signifikan di mana per November 2011 produksi sendiri sudah mencapai 18,5 juta MT. Hingga 2014 target kapasitas produksi akan mencapai 30 juta MT.
TAMBANG 13 Desember 2011 | 23.16
Tahun Depan, Emiten Berbasis Pertambangan Masih Menjanjikan
Jakarta TAMBANG. Managing Research Indosurya Asset Management, Reza Priyambada mengatakan, sampai November 2011, pergerakan emiten berbasis pertambangan masih sangat atraktif. Kinerjanya terus mengalami perbaikan dan mampu mendongkrak Indeks Harga saham gabungan. Berangkat dari kondisi tersebut, Reza menilai saham-saham berbasis pertambangan terutama batubara, masih sangat menjanjikan tahun depan. Ini terjadi karena selain fundamental perusahaan yang kuat, emiten batubara tidak banyak terimbas krisis ekonomi global.
TAMBANG 12 Desember 2011 | 16.39
12 Lokomotif Datang, PTBA Tambah Belanja Modal Rp 2 Triliun
Jakarta-TAMBANG. Direktur Utama PT Bukit Asam, Sukrisno mengatakan, tahun 2012 mendatang pihaknya akan menambah anggaran belanja modal lebih dari Rp 2 triliun. Penambahan anggaran belanja emiten berkode PTBA ini, berasal dari hasil penjualan produksi, yang akan digunakan untuk meningkatkan produksi di Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Menurutnya, pendapatan hasil penjualan, didapat dari datangnya 12 lokomotif PT Kereta Api (Persero) yang rencananya akan diuji coba pada 2012 mendatang, dengan tambahan 450 buah gerbong.