2 Pegawai PTBA Dianugerahi Tanda Kehormatan dari Presiden Jokowi

2 Pegawai PTBA Dianugerahi Tanda Kehormatan dari Presiden Jokowi
VP Perawatan Alat Produksi & Penunjang Tambang PTBA Slamet Widodo saat menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya

Jakarta, TAMBANG – Dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif atas nama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada pegawai di lingkungan Kementerian ESDM dan BUMN di sektor energi.

Dalam kesempatan ini, dua insan Grup MIND ID memperoleh Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya. Mereka adalah VP Perawatan Alat Produksi & Penunjang Tambang PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Slamet Widodo dan VP Pengelolaan Lingkungan & Penunjang Tambang PTBA Amarudin. PTBA merupakan anggota holding pertambangan Grup MIND ID yang mengelola kekayaan batu bara.

Satyalancana Wira Karya diberikan karena mereka dinilai berjasa dalam memberikan dharma baktinya yang besar pada bangsa dan negara Indonesia dalam bidang pertambangan, sehingga bermanfaat bagi lingkungannya dan dapat dijadikan teladan bagi orang lain.

Tanda Kehormatan diberikan pada Slamet Widodo karena prestasinya dalam inovasi pemanfaatan teknologi digital. Sedangkan Amarudin berhasil menerapkan Green Mining System.

“Kami bangga atas pencapaian kedua insan PTBA ini. Sebuah dedikasi yang harus diteladani. Diharapkan prestasi mereka dapat menginspirasi insan PTBA lainnya,” kata Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail dalam keterangannya, dikutip Kamis (18/8).

Widodo meraih Satyalancana Wira Karya karena inovasi optimasi dan integrasi Coal Handling Facility (CHF) System melalui penerapan teknologi industri 4.0 di PTBA. Berkat inovasi tersebut, pengisian dan penimbangan batu bara ke gerbong kereta api dilakukan secara otomatis dan bisa dipantau dengan ponsel.

Waktu proses pengisian batu bara ke gerbong kereta lebih cepat. Kapasitas pengeluaran batu bara dari lokasi tambang ke pelabuhan pun jadi lebih besar dibanding pesaing.

Selain itu, Widodo bersama jajaran Satuan Kerja Perawatan Listrik membuat System Monitoring Operasional terintegrasi. Dengan begitu, jarak tempuh tidak menjadi masalah untuk melakukan software maintenance, trouble shooting, dan analisa terhadap sistem kendali di PTBA. Analisa data lebih mudah dan akurat karena semua data operasional disimpan secara otomatis dan real time.

Sedangkan Amarudin dianugerahi Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya karena inovasi dalam metode floating wetland sebagai upaya pengendalian air asam tambang. Amarudin dan jajaran Satuan Kerja Pengelolaan Lingkungan & Penunjang Tambang (PLPT) memanfaatkan tanaman akar wangi untuk memurnikan air asam tambang.

Dalam pemanfaatan akar wangi itu, dilakukan inovasi dengan constructed floating wetland di mana akar wangi tersebut tetap dapat optimal dalam menyerap logam berat walaupun ditanam pada kondisi berair.

Constructed floating wetland berperan sebagai media tanam agar akar wangi bisa tumbuh di tanah namun akarnya dapat berada di air asam tambang. Tanaman akar wangi mengumpulkan logam berat melalui akar, lalu diakumulasi di dalam tubuhnya.

Karena itu akar wangi dipanen secara berkala, kemudian dijadikan bahan baku pupuk kompos untuk reklamasi lahan tambang. Selain akar wangi, tanaman lain seperti eceng gondok dan kiambang juga dimanfaatkan dalam metode ini.

Arsal Ismail berharap, para pegawai PTBA terus terdorong untuk membuat pembaruan dalam rangka mewujudkan transformasi PTBA.

“Kami memberikan kesempatan kepada setiap insan PTBA untuk mengembangkan diri dan berinovasi untuk kebaikan bersama, perusaahaan dan Indonesia. Dengan demikian, PTBA dapat terus melakukan kegiatan penambangan yang lebih optimal, efisien, dan berkelanjutan,” tutupnya.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin