PTBA Hentikan Eksplorasi

PTBA Hentikan Eksplorasi

Jakarta - TAMBANG. PT Bukit Asam (Persero) Tbk. melapor pada otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) bahwa kegiatan eksplorasi batu bara akan dihentikan sementara. Pernyataan tersebut disampaikan terkait kewajiban emiten pertambangan menyampaikan Laporan Bulanan Aktivitas Eksplorasi.

"Dengan ini kami menyatakan bahwa sampai dengan 6 bulan ke depan, yaitu September 2015, perseroan tidak melakukan aktivitas eksplorasi," ungkap Sekretaris Perusahaan PTBA, Joko Pramono, dalam surat tertanggal 6 April 2015 yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia.

Artinya, PTBA tidak akan menambah sumber daya batu bara, di luar area yang telah memperoleh izin eksploitasi.

Padahal, untuk tahun 2015 ini PTBA sudah menganggarkan belanja modal sebesar Rp 5 triliun. Menurut Milawarma, Direktur Utama PTBA, anggaran belanja modal itu diperuntukkan bagi belanja rutin dan modal pengembangan usaha.

Tahun 2014 lalu, PTBA masih bisa membukukan kenaikan laba bersih 10% menjadi sebesar Rp 2,2 triliun. Pendapatan yang dilaporkan PTBA pun menunjukkan peningkatan 17% dari tahun sebelmnya, hingga mencapai Rp 13,08 triliun.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda