Anak Usaha Sumatra Copper And Gold Resmi Gulung Tikar

Anak Usaha Sumatra Copper And Gold Resmi Gulung Tikar
Jakarta, TAMBANG – Setelah menderita kerugian selama dua tahun berturut-turut, PT Dwinad Nusa Sejahtera (DNS) menyatakan diri menghentikan kegiatan operasionalnya. Anak usaha Sumatra Copper and Gold PLC ini resmi gulung tikar.   Tertulis dalam surat internal yang diperoleh oleh tambang.co.id, DNS memutuskan untuk menghentikan operasional secara keseluruhan sejak 1 Agustus 2018. Sementara itu, terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) diberlakukan pada tanggal 31 Agustus 2018.   “Perusahaan akan memenuhi kewajibannya untuk membayar kompensasi sesuai dengan perjanjian kerja,” kata Direktur Eksekutif Sumatra Copper and Gold, Adi Ardiansyah Sjoekri dalam surat tersebut yang diterima tambang.co.id, Senin (3/8).   Dalam perjanjian kerja disebutkan, karyawan dengan perjanjian waktu tertentu akan diberikan ganti rugi sesuai pasal 66 Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan. Sedangkan karyawan dengan perjanjian waktu tidak tertentu, akan diberi uang pesangon sesuai pasal 156 ayat 2 UU ketenagakerjaan. Dalam pasal yang sama, pada ayat 3, karyawan juga berhak menerima uang penghargaan. Lalu pada ayat 4, karyawan berhak menerima penggantian hak ayat 4.   Untuk diketahui, Sumatra Copper and Gold sebagian besar sahamnya dimiliki oleh Provident Minerals sebanyak 26 persen, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) punya saham sebanyak 16 persen. Lalu Garibaldi Thohir punya saham sebanyak 11 persen, serta sisanya dimiliki publik di pasar modal Australia.        

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda