Antam Minta Pembebasan PPN untuk Pabrik Anoda Slime

Antam Minta Pembebasan PPN untuk Pabrik Anoda Slime

Jakarta - TAMBANG. PT Aneka Tambang (Persero), Tbk meminta agar pemerintah memberikan fasilitas pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10%. Direktur Utama ANTM Tato Miraza mengatakan hal ini sehubungan dengan rencana perseroan membangun pabrik pengolahan anode slime, industri hilir yang menyaring logam berharga dalam lumpur anoda.

"Pabrik anode slime kita rencananya beroperasi Desember. Tapi ternyata ada keterlambatan pengapalan, Desember baru dipasang. Jadi nanti Januari baru jalan," kata Tato Miraza, Direktur Utama Antam, kala ditemui usai menghadap Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Istana Wapres, di Jakarta, Jumat (12/12).

Dari anode slime ini, akan dihasilkan bahan baku untuk proses pemurnian emas di PT Logam Mulia, yang merupakan anak usaha Antam.

Tato memang belum bisa memastikan apakah nantinya PPN terhadap anode slime akan dibebaskan. Namun dia menyatakan industri ini harus mendapat dukungan dari pemerintah.

"Itu dengan Menteri Keuangan nanti. Pak Menteri Keuangan juga sudah tahu," ujarnya.

Selain itu, lanjut Tato, di depan JK dirinya juga memaparkan perkembangan proyek-proyek terbaru. Umumnya proyek-proyek tersebut adalah pengolahan hasil tambang.

"Kita cerita kemajuan proyek kita hilirisasi apa. Misalnya ekspansi di Pomalaa (pengolahan nikel) itu sudah 80% sampai November ini. Insya Allah September tahun depan akan selesai," ucapnya.

Artikel Terkait

Hytera Pamerkan Solusi Komunikasi untuk Berbagai Skenario Operasional Tambang di Mining Expo 2026

Hytera Pamerkan Solusi Komunikasi untuk Berbagai Skenario Operasional Tambang di Mining Expo 2026

Jakarta, TAMBANG – Hytera Communications menampilkan berbagai solusi komunikasi untuk mendukung operasional pertambangan di ajang Mining Indonesia 2026 yang berlangsung di JiExpo, Kemayoran, Jakarta pada 9–12 September 2026. Kehadiran Hytera dalam pameran tersebut difokuskan pada penyediaan solusi komunikasi yang mampu mendukung berbagai tahapan dalam lifecycle operasional pertambangan, mulai dari eksplorasi

By Rian Wahyuddin