Antisipasi Persaingan Energi Global, PERTAABI Gelar Business Talks dan Deklarasi Kepengurusan Regional Kaltim

Antisipasi Persaingan Energi Global, PERTAABI Gelar Business Talks dan Deklarasi Kepengurusan Regional Kaltim

Jakarta, TAMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia (PERTAABI) mengadakan Seminar Nasional dan Business Talks di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis 10 November 2022.

Acara yang mengangkat tema “Strategi Antisipasi Persaingan Pemenuhan Energi Global untuk Mendapatkan Sustainability Bisnis melalui Efisiensi dan Efektifitas Proses Produksi,” ini dibuka oleh Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud.

Dalam sambutannya, Rahmad mengapresiasi kegiatan ini, mengingat sektor pertambangan sedang menggeliat dan telah berkontribusi besar terhadap pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi.

Kehadiran orang nomor satu Kota Balikpapan di kegiatan ini mendapat antusias yang sangat luar biasa dari peserta yang kebanyakan berasal dari pelaku bisnis pertambangan dan relasinya baik yang hadir secara offline maupun online.

Gelaran ini memang dilaksanakan secara hybrid, dihadiri 200 orang secara langsung. Sementara partisipan yang datang secara online berjumlah lebih dari 150 orang.

Pada perhelatan ini, salah satu agenda yang dikedepankan adalah prinsip semangat berbagi pengetahuan, sharing opportunities dan juga berbagi pengalaman. Hal ini dilakukan untuk menghadapi tantangan global terutama dalam mengantisipasi persaingan pemenuhan energi.

Seminar Nasional di Hari Pahlawan ini, menjadi tonggak bagi PERTAABI untuk mengelaborasikan semua stakeholder tenaga ahli alat berat di Nusantara.

Karena itu, di akhir acara, PERTAABI mendeklarasikan regional Kalimantan Timur dengan mengangkat Haryanto Totok sebagai pemimpin di kepengurusan anyar ini . Tujuannya tiada lain untuk menyebarkan manfaat bagi bangsa dan negara di bidang pertambangan nasional.

Dijelaskan, pemilihan Balikpapan sebagai tempat kegiatan lantaran kota ini merupakan daerah yang sangat strategis bagi berkumpulnya para tenaga ahli alat berat. Terlebih daerah Kalimantan Timur dan sekitarnya merupakan salah satu wilayah penghasil batu bara terbesar Indonesia.

Artikel Terkait

Dari Ekspor Unit Tunggal Menuju Terobosan Solusi Terintegrasi | LOVOL Heavy Industry Tampilkan Solusi Pertambangan Terpadu dari Hulu ke Hilir di Indonesia International Mining Exhibition 2026

Dari Ekspor Unit Tunggal Menuju Terobosan Solusi Terintegrasi | LOVOL Heavy Industry Tampilkan Solusi Pertambangan Terpadu dari Hulu ke Hilir di Indonesia International Mining Exhibition 2026

LOVOL Heavy Industry tampil menonjol di Mining Indonesia dengan solusi pertambangan terintegrasi yang mencakup proses penggalian, pemuatan, hingga pengangkutan. Didukung portofolio alat berat yang beragam, desain yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal, serta pengalaman dalam teknologi energi baru.

By Fahmi Adam
Rayakan Usia 36 Tahun, PERHAPI Komit Kawal dan Dukung Industri Pertambangan Berkelanjutan

Rayakan Usia 36 Tahun, PERHAPI Komit Kawal dan Dukung Industri Pertambangan Berkelanjutan

Jakarta,TAMBANG,- Saat ini, industri pertambangan nasional sudah semakin berkembang. Perannya pun semakin penting sebagai penopang perekonomian nasional. Namun harus diakui bahwa ada sejumlah tantangan maupun permasalahan yang dihadapi. Industri pertambangan harus menghadapi dinamika baik dari internal maupun eksternal. Adanya dinamika geopolitik internasional dan dinamika supply-demand komoditas mineral dan

By Egenius Soda
Dorong Ketahanan Pangan dan Edukasi Lingkungan, PAMA Ajak Pelajar Tanam Padi Organik di Kutai Timur

Dorong Ketahanan Pangan dan Edukasi Lingkungan, PAMA Ajak Pelajar Tanam Padi Organik di Kutai Timur

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Site Indominco bersama PT Indominco Mandiri (IMM) mengajak puluhan pelajar mengenal pertanian dan pentingnya menjaga lingkungan melalui kegiatan tanam padi organik di Kawasan Wisata Sawah Desa Teluk Pandan, Kecamatan Teluk Pandan, Kutai Timur. Mengusung tema “Bersinergi untuk Bumi, Pendidikan, dan Masa Depan yang Berkelanjutan”

By Rian Wahyuddin