Bantuan Logistik Pertamina untuk Korban Banjir Banten

Bantuan Logistik Pertamina untuk Korban Banjir Banten
SERANG – TAMBANG, PT Pertamina (Persero), tergerak atas musibah banjir yang melanda Serang, Banten. BUMN ini memberikan bantuan logistik bagi korban bencana banjir berupa bahan makanan yang dibutuhkan korban banjir terdiri dari 1.500 kg beras, 1.500 kg gula, 470 dus mie instan, 75 dus minyak goreng, 150 dus susu kemasan, 240 dus air mineral kemasan, serta 45 dus popok bayi.   Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang kepada Gubernur Banten, H. Rano Karno, di kantor Gubernur, Selasa pagi.   Bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Pertamina kepada korban banjir yang berada di sekitar daerah operasi.   “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pertamina kepada korban banjir yang berada di sekitar daerah operasi kami,” papar Ahmad Bambang. Guna mendukung pendistribusian Pertamina juga membuka posko Pertamina Peduli di Terminal BBM Tanjung Gerem – Serang, serta menyiagakan ambulans beserta petugas kesehatan.   Bantuan Pertamina Peduli ini, diharapkan dapat didistribusikan langsung ke lokasi bencana dengan fokus di 3 desa terdampak banjir lumpur serta longsor terparah yakni di Desa Carita, Desa Sukajadi, dan Desa Banjarmasin.   Sementara itu, Gubernur Banten H. Rano Karno merespon langkah tanggap bencana pemerintah setempat. Gubernur telah memerintahkan seluruh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten untuk bergerak cepat menangani musibah banjir lumpur dan tanah longsor yang merusak fasilitas umum.   Banjir lumpur menerjang sejumlah wilayah di Banten, yaitu Kabupaten Pandeglang, Serang dan Kota Cilegon, pada Senin dinihari lalu. Akibat bencana 4 korban jiwa meninggal dunia dan 988 jiwa tedampak banjir. Selain korban jiwa, banjir lumpur juga mengakibatkan ratusan rumah dan fasilitas umum lainnya rusak. Banjir merendam beberapa wilayah di Kabupaten Pandeglang, yakni di Desa Kalang Anyar, Desa Teluk, Desa Caringin, Desa Labuan, Desa Pejamben, Desa Banjarmasin, dan Desa Carita.  

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin