Beranda Korporasi Borong Saham Petrosea, Begini Profil Haji Robert

Borong Saham Petrosea, Begini Profil Haji Robert

Jakarta,TAMBANG,-PT Indika Energy, anak usaha Indika Group yang bergerak di bidang pertambangan baru saja menjual 69,8 sahamnya di PT Petrosea kepada PT Caraka Reksa Optima dengan harga senilai USD146,58 juta. Perjanjian jual beli saham ini sudah ditandatangani kedua belah pihak pada 18 Februari 2022.

”Perseroan dan PT Caraka Reksa Optima (CARA) telah menandatangani suatu Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat sehubungan dengan rencana penjualan seluruh saham milik Perseroan di PT Petrosea Tbk kepada CARA pada   tanggal 18 Februari 2022 dengan tanggal efektif pada 25 Februari 2022 (PPJB),” kata Sekretaris Perusahaan Indika Energy, Adi Pramono, dikutip dari keterbukaan informasi, Rabu (2/3).

PT Caraka Reksa Optima adalah konsorsium yang dipimpin Anggara Suryawan. Perusahaan ini terdiri dari beberapa investor yang disponsori oleh Haji Romo Nitiyudo Wachjo. Lalu siapakah sosok  Haji Romo Nitiyudo Wachjo yang berhasil memborong saham Petrosea tersebut?

Haji Romo Nitiyudo Wachjo atau akrab dipanggil Haji Robert adalah pemilik PT Nusa Halmahera Minerals (PTNHM) Gosowong Gold Mine dan Indotan Halmahera Bangkit.

PTNHM adalah perusahaan patungan antara PT Indotan Halmahera Bangkit dengan saham 75% dan PT Aneka Tambang Tbk dengan saham 25%. PTNHM mengelola Tambang Emas Gosowong yang berlokasi di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara di Indonesia.

Saat ini, izin operasional PTNHM berdasarkan Kontrak Karya dengan mengelola wilayah kerja seluas 29.622 hektar di Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. Kegiatan penambangan Emas Gosowong saat ini dilakukan pada dua unit tambang bawah tanah yaitu Kencana dan Toguraci. Teknik yang digunakan dengan cara memadukan dua metode penambangan bawah tanah, yaitu overhand cut & fill dan stoping.

Sementara PT Indotan Halmahera Bangkit adalah anak usaha Indotan Group yang bergerak di berbagai lini bisnis di Indonesia. Di awal tahun 2020, PT Indotan Halmahera Bangkit yang dipimpin H Robert Nitiyudo Wachjo, berhasil mengambil alih mayoritas kepemilikan saham PTNHM dari Newcrest, Australia.

Dengan manajemen baru bersama Indotan, PTNHM semakin menekankan komitmennya terhadap Keselamatan & Kesehatan Kerja, pengelolaan lingkungan, produktivitas yang optimal, serta berkontribusi aktif terhadap peningkatan pemberdayaan masyarakat, terutama warga yang berada di wilayah lingkar tambang di sekitar kegiatan tambang Perusahaan.

Haji Robert sendiri saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur di PTNHM. Pria keturunan Jawa-Australia ini juga mendapat gelar kehormatan dari masyarakat Kalimantan yakni sebagai Panglima Tertinggi Suku Dayak.

Artikulli paraprakSelama 2021, Grup MIND ID Catat Realisasi Reklamasi Sebesar 931,25 Hektar
Artikulli tjetërIRESS Dorong Penegakan Aturan Terkait TKA Di Industri Smelter Nikel