British Petroleum Urung Lakukan Eksploitasi di Blok West Aru

British Petroleum Urung Lakukan Eksploitasi di Blok West Aru

Jakarta-TAMBANG. British Petroleum (BP) memutuskan untuk mengembalikan dua blok migas yang masih dalam status eksplorasi kepada Pemerintah Indonesia. Kedua blok tersebut yaitu Blok West Aru I & Blok West Aru II di Laut Arafura, Maluku.

Head of Country BP Indonesia, Dharmawan Samsu menuturkan alasan pengembalian kedua blok itu lantaran tingginya risiko eksploitasi. Kekhawatiran ini ditegaskan dari hasil yang diperoleh pasca perusahaan minyak dan gas (migas) asal Inggris itu menyelesaikan survei dan evaluasi seismik 3D di dua blok tersebut.

"Hasil evaluasi menyatakan kedua blok tersebut memiliki risiko besar secara teknis dan juga kurang baik dari sisi komersial," ungkapnya, Minggu (1/2).

Sebelumnya, BP mendapatkan kontrak production sharing contract (PSC) untuk dua blok itu dari pemerintah pada November 2011. BP mendapatkan 100% interest pada masing-masing blok itu.

Blok West Aru I dan Blok West Aru II terletak sekitar 500 kilometer (km) barat daya Blok North Arafura yang sudah dioperasikan BP. Blok West Aru I meliputi wilayah seluas 8.100 km². Sementara itu blok West Aru II memiliki luas 8.300 km². Kedua blok itu memiliki kedalaman antara 200 meter - 2.500 meter.

Artikel Terkait

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Jakarta,TAMBANG,- Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Diaz Faisal Malik Hendropriyono turut hadir dalam kegiatan Gerak Hijau 2026. Kehadirannya sekaligus menegaskan dukungan Pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, ini juga menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan pembangunan berkelanjutan tidak hanya mengandalkan peran pemerintah ataupun dunia usaha. Di kesempatan ini Dias

By Egenius Soda
Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Jakarta,TAMBANG,- Tonggak penting kembali berhasil dicatat perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN). Emiten berkode saham AMMAN ini akhirnya mewujudkan transformasi bisnisnya sebagai perusahaan terintegrasi dari penambangan sampai peleburan setelah secara resmi merampungkan proyek pembangunan pabrik smelter tembaga di Kabupaten Sumbawa

By Egenius Soda