Beranda Korporasi BUMA Akusisi Usaha Jasa Pertambangan Di Australia

BUMA Akusisi Usaha Jasa Pertambangan Di Australia

Jakarta,TAMBANG,-Perusahaan kontraktor pertambangan, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (“BUMA”) telah menandatangani perjanjian bersyarat dengan Downer EDI Limited (“Downer”) untuk mengakuisisi usaha jasa pertambangan batubara milik Downer yang disebut sebagai Open Cut Mining East (“Mining East”) di Australia lewat (“Perjanjian Bersyarat”). Aksi korporaksi ini dilakukan BUMA lewat anak usaha yang baru dibentuk di Australia, yaitu BUMA International Pty. Ltd. “BUMA International” ini 90% sahamnya dimiliki BUMA dan 10% dimiliki AGDM Investments Pty. Ltd.,

Perjanjian Bersyarat tersebut menetapkan transaksi yang melingkupi transfer atas aset, karyawan, liabilitas imbalan kerja. Juga kontrak-kontrak Mining East dari Downer kepada BUMA International (“Transaksi”). Penyelesaian Transaksi tersebut, yang bergantung pada pemenuhan syarat kondisi khusus, termasuk novasi atas kontrak-kontrak tertentu, diharapkan dapat diselesaikan sebelum akhir tahun 2021.

Mengingat telah dilaksanakannya penarikan penuh atas fasilitas pinjaman Mandiri di bulan Juli 2021, maka pembiayaan atas Transaksi ini telah tersedia.

Kegiatan usaha Mining East mencakup tim manajemen yang sangat berpengalaman dan sangat sukses di Australia, sehingga akan melengkapi kapabilitas BUMA dan grup usaha DOID. Mining East memiliki kapasitas produksi sekitar 160 juta bcm untuk pengupasan lapisan tanah penutup, dimana sejumlah sekitar 130 juta bcm telah terikat kontrak, dan 10,6 juta ton batubara, yang digunakan untuk melayani konsesi batu bara termal maupun coking. Portofolio Mining East saat ini terdiri dari 4 (empat) lokasi tambang di Queensland milik pelanggan kelas dunia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Mining East mencatat rata-rata pendapatan tahunan sebesar sekitar A$510 juta. Mining East juga sedang menjajaki berbagai proyek yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis tersebut di masa
mendatang.

Suksesnya Transaksi ini akan menandai masuknya BUMA ke dalam industri batubara coking yang akan menjadi langkah pertama BUMA dalam melakukan diversifikasi, serta perluasan usaha di luar Indonesia. Hal ini akan memberikan kemampuan bagi BUMA dan grup usaha Perseroan untuk menjajaki potensi proyek-proyek tambang di masa depan, baik di Indonesia maupun di Australia. Transaksi ini akan menambah nilai serta meningkatkan peluang grup usaha Perseroan untuk meraih kesempatan untuk bertumbuh.

BUMA sendiri merupakan anak usaha dari PT Delta Dunia Makmur,Tbk (DOID). DOID merupakan kontraktor jasa pertambangan batubara kedua terbesar di Indonesia berdasarkan volume produksi, yang menyediakan jasa penambangan untuk beberapa produsen batubara terbesar di Indonesia.

Artikulli paraprakBertemu Wakil Presiden Uni Eropa, Presiden Jokowi Tegaskan Komitmen RI Atasi Perubahan Iklim
Artikulli tjetërAmbisi Indonesia Jadi Leader Penerapan Pajak Karbon