Cina Tertarik Investasi Pengolahan Batu bara Jadi Gas

Cina Tertarik Investasi Pengolahan Batu bara Jadi Gas
Pabrik Percontohan PT JGC Coal Fuel

Jakarta-TAMBANG. Presiden Jokowi menyambut baik kenaikan nilai investasi Cina di Indonesia. Dia berharap investasi RRT terus meningkat terutama di sektor energi dan infrastruktur usai pertemuan dengan Perdana Menteri RRT, Y.M. Li Keqiang.

Dalam keterangan pers Kemenlu RI, Minggu (29/3/2015) Presiden mendorong implementasi Indonesia-China ‎Five Year Plan on Economic and Trade Cooperation melalui daftar proyek prioritas sebagai rujukan bagi pengembangan kerja sama pembangunan ekonomi yang lebih terarah dan terukur.

“Presiden pun menjajaki kerja sama teknologi pengolahan batu bara menjadi gas dan ‎proyek ketenagalistrikan, serta pembangunan ‎bendungan dan pelabuhan laut dalam di Indonesia.,” tulis keterangan pers.

Pengolahan batu bara menjadi gas memang menjadi opsi yang menarik di saat harga batu bara dunia tak kunjung membaik. Di Indonesia, saat ini sudah terdapat investor yang sudah melakukan ujicoba pengolahan batu bara menjadi gas.

Salah satunya PT IHI Gasifikasi Indonesia yang berlokasi di kawasan industri PT Pupuk Kujang. Proyek itu ditargetkan mampu mencapai skala komersial pada 2017. Manager Power Project No.2 Group IHI Corporation (Induk usaha IHI Gasifikasi Indonesia) Daizo Takayanagi mengatakan kapasitas penuh diharapkan bisa dicapai pada 2017 dengan kapasitas penuh 3.000 ton per hari yang bisa menghasilkan amoniak 1.000 ton per hari.

“Sebelum tenggat itu, kami masih harus melakukan beberapa pengujian agar teknologi ini handal sehingga bisa dikomersilkan,” ujarnya akhir Februari lalu.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Arifin Tasrif mengungkapkan pihaknya sangat berharap agar pengujian kehandalan tersebut berjalan dengan lancar sehingga bisa menghasilkan hitungan keekonomiannya.

Pasalnya, bila sudah bisa mencapai tahap komersial, pihaknya siap menerapkan mesin tersebut pada seluruh anak usaha PT Pupuk Indonesia.

“Gas dari batubara berdasarkan perkiraan kami, akan jauh lebih murah ketimbang harga gas alam sehingga perusahaan bisa melakukan efisiensi,” ujarnya.

Artikel Terkait

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Jakarta,TAMBANG,- Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Diaz Faisal Malik Hendropriyono turut hadir dalam kegiatan Gerak Hijau 2026. Kehadirannya sekaligus menegaskan dukungan Pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, ini juga menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan pembangunan berkelanjutan tidak hanya mengandalkan peran pemerintah ataupun dunia usaha. Di kesempatan ini Dias

By Egenius Soda
Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Jakarta,TAMBANG,- Tonggak penting kembali berhasil dicatat perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN). Emiten berkode saham AMMAN ini akhirnya mewujudkan transformasi bisnisnya sebagai perusahaan terintegrasi dari penambangan sampai peleburan setelah secara resmi merampungkan proyek pembangunan pabrik smelter tembaga di Kabupaten Sumbawa

By Egenius Soda