Daftar Perusahaan Tambang Tanggap Darurat dan Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT

Daftar Perusahaan Tambang Tanggap Darurat dan Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT
Sumber: Kementerian ESDM.

Jakarta, TAMBANG – Sejumlah perusahaan pertambangan dan kontraktor pertambangan bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.24 WIB.

Respons kemanusiaan dilakukan melalui pengerahan tim Emergency Response Team (ERT), pelayanan kesehatan, pencarian dan pertolongan, pendirian dapur umum dan posko medis, hingga penyaluran bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.

Upaya tersebut dilakukan bersama Tim ESDM Siaga Bencana yang dikoordinasikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Berikut daftar perusahaan dan kontraktor pertambangan yang sigap mengirimkan bantuan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), berdasarkan berbagai sumber yang dihimpun Tim TAMBANG.

PT Pamapersada Nusantara (PAMA)

PT Pamapersada Nusantara (PAMA) menjadi salah satu perusahaan yang langsung mengerahkan tim tanggap darurat melalui program Aksi Nyata PAMA untuk Saudara di NTT.

Kontraktor pertambangan tersebut mengutus tim ERT untuk membantu penanganan pascagempa di sejumlah wilayah terdampak. Berdasarkan data hingga 20 Agustus 2026, PAMA Group telah menyalurkan bantuan logistik berupa 700 bungkus makanan jadi.

Bantuan tersebut menjangkau 17 desa di Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai.

Sejak tiba di lokasi, tim PAMA berfokus pada kegiatan pencarian dan pertolongan korban, distribusi makanan siap santap, pelayanan kesehatan, serta penyaluran bantuan logistik.

Respons PAMA dilakukan bekerja sama dengan Kementerian ESDM, dinas kesehatan, serta TNI dan Polri. Mengingat proses tanggap darurat masih berlangsung, jumlah bantuan dan cakupan kegiatan PAMA diperkirakan terus bertambah setelah data terakhir dihimpun pada 20 Agustus.

PT Putra Perkasa Abadi (PPA)

Respons serupa dilakukan PT Putra Perkasa Abadi (PPA). Melalui PPA Group dan Yayasan Garuda Rescue Nusantara, perusahaan mengerahkan dua tim ERT ke lokasi bencana tektonik di NTT sejak Sabtu (15/8).

Pengerahan tim tersebut dilakukan di bawah koordinasi program ESDM Siaga Bencana.

Selain mendukung kegiatan search and rescue, personel ERT PPA menjalankan sejumlah kegiatan kemanusiaan lainnya. Tim membuka dapur umum dan posko medis, memberikan dukungan psikososial melalui kegiatan trauma healing, serta mendistribusikan paket sembako kepada masyarakat terdampak.

PPA juga berencana mempertahankan personel ERT di lokasi bencana hingga kondisi masyarakat dan lingkungan sekitar dinilai cukup kondusif.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM)

PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) juga mengerahkan Emergency Response Group untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.

Sebagai bagian dari ESDM Siaga Bencana Peduli NTT, tim ANTAM melakukan koordinasi dan asesmen kondisi di lapangan, memetakan kebutuhan mendesak masyarakat, serta memberikan dukungan medis kepada warga terdampak.

Di Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, tercatat sebanyak 1.340 jiwa terdampak. Di antaranya terdapat 20 bayi dan 40 balita.

Hasil asesmen menunjukkan sejumlah kebutuhan mendesak, antara lain perlengkapan bayi dan balita, obat-obatan, tenaga medis, serta logistik umum.

Tim ANTAM kemudian melanjutkan asesmen ke wilayah Ronting, Kecamatan Lambaleda, Kabupaten Manggarai Timur. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan dapat diberikan secara tepat, terarah, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

ANTAM menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan dukungan selama masyarakat membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat.

PT Freeport Indonesia (PTFI)

PT Freeport Indonesia (PTFI) turut mengirimkan tim ERT dari Timika, Papua, untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Timur.

Tim PTFI terdiri atas dua dokter, satu paramedis, dan tiga rescuer. Mereka mendukung respons darurat dan pemulihan awal masyarakat terdampak dengan berkoordinasi bersama Tim ESDM Siaga Bencana.

Pelayanan medis diberikan kepada masyarakat dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lansia.

Sejumlah keluhan kesehatan yang ditangani tim medis antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hipertensi, nyeri otot, hingga iritasi mata.

Kehadiran tim medis menjadi bagian dari upaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya layanan kesehatan, tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Kementerian ESDM Perkuat Posko Tanggap Darurat

Sementara itu, Kementerian ESDM terus memperkuat dukungan bagi masyarakat terdampak gempa NTT melalui Tim ESDM Siaga Bencana.

Ketua Tim ESDM Siaga Bencana, Rudy Sufahriadi, meninjau Posko ESDM Siaga Bencana di Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai, Minggu (23/8). Dalam kunjungan tersebut, Rudy juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat.

Untuk mendukung penanganan pascabencana, Kementerian ESDM telah mendirikan tiga Posko ESDM Siaga Bencana. Posko tersebut berada di Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur; Kecamatan Reo/Reok, Kabupaten Manggarai; serta Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Di Posko Reo, Rudy bersama tim bertemu dengan masyarakat sekaligus melakukan pendataan terhadap kebutuhan yang masih diperlukan. Bantuan yang diterima posko kemudian disalurkan kepada masyarakat di desa dan dusun terdekat.

Selain mendistribusikan bantuan awal, Tim ESDM Siaga Bencana juga melakukan pemetaan wilayah terdampak. Pemetaan tersebut bertujuan mengidentifikasi kebutuhan masyarakat secara lebih menyeluruh dan menjadi dasar untuk menentukan bantuan lanjutan.

Kebutuhan tambahan yang masih diidentifikasi antara lain tenda dan selimut, termasuk kebutuhan khusus bagi bayi.

Rudy menegaskan Kementerian ESDM akan terus mendukung masyarakat selama masa tanggap darurat. Setiap kebutuhan yang ditemukan di lapangan akan didata dan ditindaklanjuti, termasuk kebutuhan yang belum dapat dipenuhi melalui bantuan awal.

“Saya segera ke sini menyampaikan kepada masyarakat, masyarakat perlu apa yang bisa kita bantu, akan segera dibantu oleh Bapak Menteri. Kita mendata ke sini, dengan membawa barang-barang yang ada, nanti kekurangan apa Pak Menteri akan membantu,” ujar Rudy dalam keterangan resmi, dikutip Senin (24/8).

Sinergi antara pemerintah, perusahaan tambang, kontraktor pertambangan, dan tim tanggap darurat tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan korban gempa NTT. Selain memenuhi kebutuhan dasar, respons di lapangan juga diarahkan untuk mendukung pelayanan kesehatan, pemulihan awal, serta memastikan bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan masyarakat terdampak.

Artikel Terkait

SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

SDM Unggul Jadi Kunci Hilirisasi dan Masa Depan Industri Minerba Menuju Indonesia Emas 2045

Yogyakarta, TAMBANG – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kunci utama dalam mendorong transformasi industri mineral dan batubara (minerba) menuju Indonesia Emas 2045. Hilirisasi, digitalisasi, transisi energi, dan tuntutan keberlanjutan membutuhkan tenaga profesional dengan kompetensi yang semakin beragam. Hal tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Mempersiapkan SDM Unggul, Inovatif,

By Rian Wahyuddin
Parama Energi dan SOS Children’s Villages Perkuat Akses Pendidikan Anak di Meulaboh Aceh

Parama Energi dan SOS Children’s Villages Perkuat Akses Pendidikan Anak di Meulaboh Aceh

Jakarta, TAMBANG - PT Prima Wiguna Parama (Parama Energi) meyakini bahwa investasi terbaik bagi masa depan industri energi dan pertambangan tidak hanya dibangun melalui mesin dan infrastruktur, tetapi juga melalui pendidikan tinggi untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Semangat inilah yang mendorong Parama Energi memperkuat akses pendidikan serta pengembangan kapasitas

By Rian Wahyuddin