Beranda Batubara Darma Henwa Caplok Anak Usaha Baru

Darma Henwa Caplok Anak Usaha Baru

Truk pengangkut batu bara milik Darma Henwa. Sumber: ptdh.co.id

Jakarta – TAMBANG. Kontraktor tambang yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia, PT Darma Henwa, Tbk (DEWA) mengakuisisi 99% saham PT Cipta Multi Prima, untuk memantapkan bisnisnya. Cipta Multi Prima adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa, pembangunan, perbengkelan, perdagangan, dan pengangkutan darat.

 

Thekepat Gopal Sridhar - Direktur Darma Henwa. Foto: ptdh.co.id
Thekepat Gopal Sridhar – Direktur Darma Henwa. Foto: ptdh.co.id

“Adanya transaksi ini akan mendukung struktur usaha perseroan yang bergerak di bidang jasa kontraktor pertambangan,” kata Thekepat Gopal Sridhar, Direktur Darma Henwa dalam keterbukaan informasi di BEI, Kamis  (18/12).

 

Darma Henwa membeli saham Cipta Multi Prima dari dua pemegang saham terdahulu, yakni 50% milik Aldi Wijaya dan 49% milik Agung Iman. Perjanjian jual beli saham bersyarat tersebut telah ditandatangani pada 15 Desember 2014.

 

“Nilai pembelian tersebut Rp 21 miliar,” ungkap Thekepat Gopal Sridhar lagi.

 

Pelaksanaan pembelian saham Cipta Multi Prima tersebut belum berlaku efektif, karena masih adanya persyaratan pendahuluan yang harus dipenuhi.

 

“Apabila persyaratan pendahuluan tersebut telah terpenuhi dan pembelian saham CMP telah berlaku efektif dengan ditandatanganinya perjanjian jual beli saham,” tambahnya.

 

Sebelumnya, Darma Henwa juga berencana akan masuk ke bisnis pembangkit listrik, serta bisnis minyak dan gas. Manajemen perusahaan mengatakan tengah melakukan pembicaraan dengan salah satu vendor yang telah memenangkan tender pembangkit listrik swasta (Independent Power Producer / IPP) di kawasan industri Medan Star, Sumatera Utara.

 

Untuk proyek pembangkit listrik itu, Darma Henwa segera mengerjakan tahap persiapan. Langkah yang ditempuh selanjutnya yaitu persiapan lahan, pembangunan infrastruktur tepi jalan dan penggalian.

 

Artikulli paraprakDicurigai Ada Transaksi Bodong dalam Akuisisi PetroChina terhadap Blok Madura
Artikulli tjetërHilirisasi Pantang Surut