Dewan Komisaris dan Anggota Direksi Latinusa mundur

Jakarta – TAMBANG. Tiga komisaris dan satu direksi PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) mengundurkan diri. Ke empat pejabat ini menyampaikan surat pengunduran dirinya per 15 Februari 2016.   “Surat pengunduran diri diterima oleh Latinusa tanggal 16 februari 2016,” ujar Sekretaris perusahaan Wuri Wuryani dalam keterangan resminya kepada bursa, selasa (1/3).   Ke empat pejabat tersebut adalah Sukandar (Komisaris), Isao Furuta (Komisaris), Mitsuo Ikeda (Komisaris), dan R. Suprapto Indroprayitno (Direktur komersial).   Mengenai hal ini, akan dijadikan sebagai salah satu agenda/mata acara dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Latinusa per tanggal 31 maret 2016 mendatang. Perseroan juga belum menyebutkan apa alasan pengunduran diri pejabatnya tersebut.   Sampai dengan kuartal ke-3 2015 berkurangnya permintaan tinplate serta harga impor yang masih sangat kompetitif masih mewarnai pasar tinplate domestik di Indonesia. Hal ini yang menyebabkan menurunnya nilai penjualan Latinusa di kuartal ke-3 tahun 2015 jika dibandingkan dengan tahun lalu pada kuartal yang sama.   Perolehan nilai penjualan hingga kuartal ini mencapai USD 104.623 ribu berkurang sekitar  USD 19.227 ribu jika dibandingkan dengan nilai penjualan hingga kuartal ke-3 tahun 2014 yang mencapai USD 123.850 ribu.     Meskipun kondisi hingga kuartal ke‐3 tahun 2015 mengalami penurunan, namun pangsa pasar hingga saat ini masih unggul sekitar 65% jika dibandingkan tahun lalu pada kuartal yang sama sekitar 60%, dan diharapkan pada tahun ini Latinusa dapat memenuhi kebutuhan tinplate di pasar domestik.

Artikel Terkait

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Hadir di Gerak Hijau 2026, Wamen LH Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Bangun Indonesia Lebih Hijau

Jakarta,TAMBANG,- Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Diaz Faisal Malik Hendropriyono turut hadir dalam kegiatan Gerak Hijau 2026. Kehadirannya sekaligus menegaskan dukungan Pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, ini juga menegaskan bahwa keberhasilan mewujudkan pembangunan berkelanjutan tidak hanya mengandalkan peran pemerintah ataupun dunia usaha. Di kesempatan ini Dias

By Egenius Soda
Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Akhirnya Smelter Tembaga Milik AMMAN Resmi Rampung, Topang Hilirisasi dan Nilai Tambaga Mineral

Jakarta,TAMBANG,- Tonggak penting kembali berhasil dicatat perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN). Emiten berkode saham AMMAN ini akhirnya mewujudkan transformasi bisnisnya sebagai perusahaan terintegrasi dari penambangan sampai peleburan setelah secara resmi merampungkan proyek pembangunan pabrik smelter tembaga di Kabupaten Sumbawa

By Egenius Soda