Beranda Batubara Direktur Asing Berau Coal Menuai Protes Pekerja

Direktur Asing Berau Coal Menuai Protes Pekerja

Tanjung Redeb – TAMBANG. Di tengah suasana peringatan ulang tahun ke-32 PT Berau Coal, Serikat Pekerja Berau Coal menyampaikan keprihatinannya akan kondisi terkini perusahaan. Secara khusus, para pekerja menyoal pergantian Direktur Utama secara mendadak yang kini dijabat oleh orang asing.

 

Keprihatinan tersebut diungkap melalui sepucuk surat yang dilayangkan kepada Presiden Direktur PT Berau Coal, tertanggal 6 April 2015.

 

Mewakili Serikat Pekerja, M. Lukman Rahim mengaku mengetahui informasi pergantian jabatan Presiden Direktur di PT Berau Coal dan PT Berau Coal Energy, Tbk justru dari media massa.

IMG-20150408-WA004

Akhir Maret silam, jabatan Amir Sambodo tersebut memang digantikan oleh seorang warga negara Australia bernama Hamish Tyrwhitt. Perubahan susunan direksi di PT Berau Coal dan PT Berau Coal Energy, Tbk adalah sebagai putusan turunan dari pergantian CEO Asia Resource Minerals, sebagai induk usaha yang terdaftar di bursa London. Putusan tersebut akan diperkuat melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Berau Coal Energy, Tbk yang rencananya digelar 30 April 2015.

 

“Dan kamipun sangat prihatin bahwa PT. Berau Coal dijaminkan untuk menanggung hutang PT. Berau Coal Energy (BCE), Tbk,” tulis Lukman dalam suratnya.

 

Isu yang beredar di kalangan pekerja Berau Coal di provinsi Kalimantan Timur itu tak lepas dari utang sebesar US$ 950 juta yang membelit Berau Coal Energy, induk usahanya. Utang obligasi itu akan jatuh tempo Juni mendatang, dan sudah ada rencana menggelar right issue (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu / HMETD) di level Asia Resource Minerals demi melunasinya.

 

IMG-20150408-WA005Pernyataan sikap yang disampaikan Serikat Perkerja Berau Coal disimpulkan dalam dua poin. Pertama, menolak PT Berau Coal dijadikan jaminan dalam pengajuan hutang baru. Kedua, menolak kepemilikan saham asing dan juga manajemen asing.

 

Terkait dengan kondisi tersebut, mereka berharap sang Direktur Utama mau bertatap muka dan memberikan penjelasan langsung.

Artikulli paraprakPembubaran BPH Migas Bisa Picu Monopoli Usaha
Artikulli tjetërProdusen Terbesar Tembaga Dunia Pangkas Produksi