Disebut Sebagai Golden Years, Ini Capaian Penting PPA Di 2024

PPA OB

Jakarta,TAMBANG, Perusahaan kontraktor batubara, PT Putra Perkasa Abadi (PPA) terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kontraktor pertambangan mineral dan batubara terbesar di Indonesia. Dengan lebih dari 12.000 karyawan yang berdedikasi, PPA kini mengelola operasional di 14 perusahaan tambang batubara dan nikel di seluruh Indonesia.

Sepanjang Januari hingga November 2024, PPA berhasil mencatatkan produksi overburden (OB) sebesar 303,36 juta bank cubic meter (BCM), melampaui target yang ditetapkan (per-November) sebesar 296,15 juta BCM. Sementara produksi batubara dan nikel saat ini secara kumulatif mencapa 64,27 juta ton, dengan rincian batubara sebesar 60,57 juta ton dan bijih nikel sebesar 3,7 juta ton. Capaian ini menegaskan efisiensi operasional dan kemampuan PPA dalam memenuhi kebutuhan mitra secara konsisten.

Adri Thanada, Head of Corporate Communication PPA menjelaskan hingga akhir 2024, PPA memproyeksikan produksi OB akan mencapai 333,35 juta BCM, Sementara produksi batubara dan nikel diperkirakan mencapai 70,5 juta ton. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 5% dibandingkan capaian tahun 2023 sebesar 66,8 juta ton. “InsyaAllah di 2025 PPA akan menambah beberapa project baru. Kami optimistis produksi OB tahun depan akan melampaui 400 juta BCM,” ujar Adri di Jakarta, Jumat (13/12).

Adri menambahkan, tahun 2024 menjadi ”Golden Years” bagi PPA, karena perusahaan berhasil meraih berbagai penghargaan nasional dan internasional. PPA untuk ketiga kalinya meraih penghargaan terbaik di ajang Good Mining Practices Award 2024 yang diselenggarakan oleh Ditjen Minerba Kementerian ESDM. Selain itu, PPA menerima penghargaan Subroto Award untuk inovasi teknologi keselamatan pertambangan, dan menjadi Overall Winner di ajang 21st Indonesia Fire and Rescue Challenge.

Tidak hanya itu, tim Emergency Response Team (ERT) Garuda Rescue Nusantara, yang mewakili PPA, juga mencetak prestasi membanggakan di ajang Mining Emergency Response Competition (MERC) 2024 di Langley Park, Perth, Australia. Berbagai penghargaan lainnya juga diraih di bidang sosial kemasyarakatan dan lingkungan.

PPA terus menjunjung tinggi prinsip Safe and Strong Operational Performance sebagai fondasi utama dalam memberikan layanan terbaik. Dengan komitmen pada keberlanjutan dan inovasi, PPA menargetkan untuk menjadi kontraktor jasa pertambangan terbesar kedua di Indonesia dalam waktu dekat.

“Kami berupaya terus berinovasi dan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi industri, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan. PPA berkomitmen untuk menciptakan standar baru dalam praktik pertambangan yang berkelanjutan, Kami juga berharap keberkahan dengan berusaha cepat berkontribusi dalam ESDM Siaga Bencana di setiap ada bencana Alam,” tambah Adri.

Dibawah koordinasi ESDM siaga bencana, ERT PPA aktif dalam misi kemanusiaan ketika terjadi bencana di Indonesia, tercatat ERT PPA terjun langsung di bencana banjir Mahakam Hulu, Kalimantan Selatan. Letusan Gunung Lewotobi, NTT dan Banjir di Sukabumi.

Melalui pencapaian luar biasa di tahun ini serta strategi pertumbuhan yang solid, Putra Perkasa Abadi siap melangkah lebih jauh untuk menghadirkan solusi pertambangan berkelas dunia dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin