Diversifikasi Usaha UNTR

Jakarta – TAMBANG. PT United Tractor Tbk seriusi diversifikasi usahanya dalam bidang energi dan pertambangan. Saat ini, perseroan sudah mempunyai pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) mulut tambang di Kalimantan sebesar 2×15 megawatt untuk disuplai ke perusahaan tambang yang dioperatori anak usaha UNTR .

 

Selain itu, dalam bidang energi, perseroan sedang dalam proses bidding untuk pembangkit listrik tenaga uap di Bangka (Sumatera Selatan), Kalimantan Timur dan Kalimantan selatan berkapasitas masing-masing 1×300 MW.   Sebelumnya, perseroan melalui anak usahanya PT Unitra Persada Energia (UPE) telah berkolaborasi dengan Sumitomo Corporation and Kansai Electric Power Co.,Inc untuk membangun pembangkit ekspansi dari Tanjung Jati B di Jepara berkapasitas 2×1000 MW. Sebelumnya Sumitomo dan Kansai telah membangun pembangkit 1-4 di tempat yang sama, sehingga proyek bersama UPE ini adalah pembangkit 5-6 dengan nilai investasi sebesar US$4,2 miliar.   “Kita masih negosiasi, untuk financial closed, mudah-mudahan tahun depan,” ujar Iwan Hadiantoro, Direktur Keuangan UNTR disela-sela workshop wartawan pasar modal di Ciawi, jum’at (4/11).   Sedangkan diversifikasi usaha dalam bidang pertambangan dilakukan UNTR dengan mengakuisisi 80% saham perusahaan emas yaitu PT Sumbawa Jutaraya (SJR) di Sumbawa. Dari 8 blok yang dimiliki, satu diantaranya sudah di ketemukan cadangan sebesar 350-400 ribu ons emas.   “Sekarang membangun infrastrukturnya, kemudian pabrik dan jetty. Diharapkan akhir 2017 atau awal 2018 diharapkan berproduksi,” papar Iwan.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin