Dynamax Perkuat Pasokan Pelumas SINOPEC untuk Indonesia di Tengah Krisis Supply Global

PT Dynamax Solid Industri terus memperkuat stabilitas pasokan pelumas industri di Indonesia di tengah krisis supply global yang masih memengaruhi berbagai sektor industri.

Dynamax Perkuat Pasokan Pelumas SINOPEC untuk Indonesia di Tengah Krisis Supply Global
Istimewa.

Jakarta, TAMBANG — PT Dynamax Solid Industri terus memperkuat stabilitas pasokan pelumas industri di Indonesia di tengah krisis supply global yang masih memengaruhi berbagai sektor industri.

Sebagai salah satu supplier pelumas industri terbesar di Indonesia, Dynamax selama bertahun-tahun mendukung kebutuhan berbagai sektor seperti pertambangan, manufaktur, smelter, energi, alat berat, dan logistik melalui sistem distribusi dan supply yang stabil.

Selain itu, Dynamax juga menjadi salah satu perusahaan yang aktif memperkenalkan dan mendistribusikan produk pelumas Sinopec untuk pasar industri Indonesia.

Dalam beberapa waktu terakhir, kondisi geopolitik global dan terganggunya supply base oil internasional terus memberikan tekanan terhadap industri pelumas dunia. Namun demikian, kondisi supply untuk pasar Indonesia saat ini masih relatif stabil.

Seorang petinggi Sinopec mengatakan bahwa kondisi supply global memang masih menjadi tantangan bagi industri pelumas internasional.

“Kondisi supply base oil global saat ini memang memberikan tantangan besar terhadap industri pelumas. Namun hingga saat ini supply untuk pasar Indonesia masih berjalan relatif stabil,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihak terkait telah mempersiapkan kapasitas stok dalam jumlah besar guna menjaga kebutuhan pelanggan industri tetap terpenuhi secara berkelanjutan.

“Kami terus mempersiapkan stok dan supply untuk mendukung kebutuhan pelanggan jangka panjang, khususnya sektor industri, pertambangan, manufaktur, dan perusahaan-perusahaan China yang beroperasi di Indonesia,” tambahnya.

Dynamax Tampilkan Solusi Pelumas Industri di ICEE 2026

Pada ajang Indonesia Coal and Energy Expo (ICEE) 2026, PT Dynamax Solid Industri turut menampilkan berbagai solusi pelumas industri untuk sektor heavy industry dan pertambangan.

ICEE 2026 resmi dibuka pada Senin (11/5) dengan mengusung tema “Cooperation for New Development in Energy”. Pameran ini menyoroti pengembangan teknologi batu bara bersih, pembangunan tambang hijau, penerapan pertambangan cerdas, serta integrasi energi baru dalam rantai energi global.

Sebagai salah satu perusahaan yang lebih awal memperkenalkan produk pelumas asal China ke pasar Indonesia sejak tahun 2013, PT Dynamax Solid Industri terus memperkuat perannya dalam mendukung kebutuhan industri nasional.

Hingga saat ini, perusahaan telah bekerja sama dengan lebih dari 300 perusahaan menengah hingga besar dari berbagai sektor seperti pertambangan, manufaktur, smelter, energi, alat berat, dan logistik.

Untuk menjaga kestabilan distribusi, perusahaan juga memiliki kapasitas stok gudang mencapai sekitar 300 kontainer guna memastikan kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi secara konsisten.

Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, jaringan pelanggan industri yang luas, serta sistem supply yang stabil, PT Dynamax Solid Industri berkomitmen untuk terus menjadi partner terpercaya bagi kebutuhan pelumas industri di Indonesia.

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin