Eksplorasi Logam Tanah Jarang Global Meningkat, Indonesia Cermati Tren Pasar dan Teknologi

Eksplorasi Logam Tanah Jarang Global Meningkat, Indonesia Cermati Tren Pasar dan Teknologi
Dokumentasi: TAMBANG.

Jakarta, TAMBANG – Aktivitas eksplorasi Logam Tanah Jarang (LTJ) atau Rare Earth Elements (REE) di tingkat global terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.

Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh dinamika harga komoditas, munculnya penemuan baru, serta kemajuan teknologi pengolahan yang membuka peluang pengembangan sumber daya REE di luar China.

Hal tersebut disampaikan perwakilan Committee for Mineral Reserves International Reporting Standards (CRIRSCO), Manuel Knorsch, Ph.D., dalam sesi keynote speech pada seminar kegeologian dan pertambangan yang diselenggarakan melalui kolaborasi Komite Bersama Cadangan Mineral Indonesia (KCMI), IAGI, dan PERHAPI, Kamis (17/9/2026).

Dalam paparannya bertajuk “The Current REE Exploration & Mining Global Development”, Manuel memaparkan perkembangan eksplorasi REE global sejak 2014, wilayah yang menjadi pusat kegiatan eksplorasi, hingga perkembangan harga dan teknologi yang mendorong industri tersebut.

Salah satu indikator meningkatnya aktivitas eksplorasi terlihat dari jumlah pengumuman pasar modal terkait hasil pengeboran REE. Sejak 2014, tercatat sedikitnya 693 pengumuman pasar saham yang berkaitan dengan hasil pemboran REE.

Sejumlah wilayah juga muncul sebagai hotspot eksplorasi REE, antara lain Brasil, Australia, Amerika Serikat, Kanada, kawasan East African Rift, serta Namibia. Perkembangan tersebut menunjukkan semakin luasnya perhatian perusahaan pertambangan terhadap potensi REE di berbagai wilayah dunia.

Dari sisi pasar, harga Neodymium-Praseodymium (NdPr) oxide juga mengalami perubahan signifikan. Manuel mencatat harga komoditas tersebut relatif stabil di sekitar US$50 per kilogram sepanjang 2012–2021. Namun, harga kemudian meningkat tajam dan mencapai sekitar US$180 per kilogram pada 2022.

Menurut Manuel, perkembangan penting lainnya datang dari keberhasilan pengembangan deposit ion-adsorption di luar China. Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah Serra Verde di Brasil, yang menunjukkan bahwa tipe deposit tersebut dapat dikembangkan secara komersial di luar China.

Perkembangan tersebut kemudian diikuti kegiatan eksplorasi oleh Meteoric Resources di Brasil. Data yang dipaparkan Manuel menunjukkan harga saham perusahaan tersebut meningkat dari sekitar 2 sen menjadi 25 sen pada 2023, bersamaan dengan meningkatnya perhatian terhadap proyek REE berbasis ion-adsorption.

Tren serupa kemudian turut mendorong kegiatan eksplorasi di Australia.

Peluang bagi Indonesia

Perkembangan eksplorasi REE global menjadi perhatian bagi Indonesia yang memiliki indikasi potensi logam tanah jarang. Bagi para praktisi geologi dan pertambangan, dinamika tersebut menunjukkan pentingnya pemahaman terhadap perkembangan teknologi, karakteristik deposit, serta standar pelaporan sumber daya dan cadangan.

Forum yang mempertemukan KCMI, IAGI, dan PERHAPI tersebut menjadi ruang bagi pelaku industri dan profesional Indonesia untuk memperbarui pengetahuan mengenai perkembangan REE global.

Selain mengikuti perkembangan teknologi dan pasar, pemetaan potensi REE nasional juga menjadi bagian penting dalam melihat peluang Indonesia untuk masuk ke rantai pasok logam tanah jarang global.

Dengan meningkatnya perhatian terhadap REE di berbagai negara, kemampuan mengidentifikasi potensi sumber daya, melakukan eksplorasi secara tepat, serta menyusun pelaporan sesuai standar internasional menjadi faktor penting dalam pengembangan komoditas tersebut di Indonesia.

Artikel Terkait

XCMG Indonesia Bangun Pusat Re-manufaktur di Balikpapan, Perkuat Fondasi Ranti Nilai Di Indonesia

XCMG Indonesia Bangun Pusat Re-manufaktur di Balikpapan, Perkuat Fondasi Ranti Nilai Di Indonesia

Jakarta,TAMBANG,-Seremonial Peletakan Batu Pertama Pusat Re-manufaktur XCMG Indonesia digelar di Balikpapan, Indonesia. Fasilitas ini akan dijadikan sebagai pusat overhaul dan remanufaktur komponen peralatan pertambangan pertama XCMG di luar negeri. Kegiatan peletakan batu secara simbolis tersebut tidak hanya menandai dimulainya pembangunan pusat layanan purnajual yang mencakup seluruh masa

By Egenius Soda