ESDM: Belum Ada Pembicaraan Soal Bea Keluar Batu Bara

ESDM: Belum Ada Pembicaraan Soal Bea Keluar Batu Bara
ilustrasi

Jakarta-TAMBANG. Di tengah merosotnya pasar batu bara nasional akibat belum membaiknya harga, muncul wacana terbitnya aturan soal bea keluar batu bara sebesar 7%. Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Minerba mengaku belum mendapatkan informasi apapun soal rencana itu.

Dirjen Minerba, R Sukhyar mengaku hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan info dari Kementerian Keuangan mengenai rencana dikeluarkannya BK batu bara. “Soal bea keluar sampai saat ini tidak ada pembicaraan di pemerintah soal bea keluar ekspor batu bara. Jadi kami masih tetap berpegang pada rencana semula,” ungkap Sukhyar di kantornya, Selasa (6/1).

Apabila rencana itu jadi digulirkan, sektor batu bara nasional akan kembali mengalami goncangan. Perusahaan batu bara akan kesulitan bertahan dengan kondisi harga yang masih lemah. Sekretaris Jenderal Minerba, Paul Lubis mengakui apabila ada kebijakan yang berkaitan dengan batu bara, pihaknya pasti akan diberitahu dulu.

Sebelum diambil keputusan, Kementerian ESDM, kata Paul, akan memberikan hasil kajian apakah kebijakan yang akan ditetapkan tersebut memberikan pengaruh buruk atau baik bagi keberlangsungan industri tambang.

“Saya pikir tidak akan mudah (kebijakan) dikeluarkan. Kita kan harus kaji dulu, jangan sampai aturan itu justru mematikan industri.”

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin