ESDM Pangkas 32 Aturan Demi Kenaikan Investasi

ESDM Pangkas 32 Aturan Demi Kenaikan Investasi
Jakarta, TAMBANG – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sederhanakan 32 peraturan terkait Mineral Batu Bara (Minerba), Minyak dan Gas (Migas), Energi Terbarukan dan kelistrikan. Penyederhanaan ini dilakukan untuk meningkatkan usaha dan investasi di sektor tersebut.   “Total ada 32 peraturan yang disederhanakan,” kata Menteri ESDM, Ignasius Jonan dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (5/2).   Jonan menambahkan, ada 11 peraturan yang dipangkas di Ditjen Migas, tiga peraturan di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Migas (SKK Migas). Kemudian, tujuh peraturan di Ditjen Minerba, lalu tujuh peraturan lagi di Ditjen EBTKE, dan terakhir empat peraturan di Dirjen Gatrik.   Sementara itu, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahan, mengatakan, ESDM akan terus melakukan pemangkasan.   “Dalam beberapa minggu ke depan, akan diumumkan lagi peraturan-peraturan yang disederhanakan,” ujarnya.   Saat ditanya soal perkiraan persentase kenaikan di dunia investasi pasca penyederhaan peraturan, Arcandra hanya singkat menjawab. “Coba tanya para pelaku usaha,” tutupnya.   Agenda tersebut dihadiri oleh semua Direktur Jenderal (Dirjen), diantaranya; Dirjen Minyak dan Gas Bumi (Migas), Ego Syahrial, Dirjen Mineral dan Batubara (Minerba), Bambang Gatot Ariyono, Dirjen Ketenagalistrikan (Gatrik), Andy Sommeng, dan Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Rida Mulyana. (muflihun Hidayat)

Artikel Terkait

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda