Filipina Siapkan Smelter Nikel Ketiga

Filipina Siapkan Smelter Nikel Ketiga
Tambang Nikel Milik TVI Pacific. Sumber: www.tvipacific.com

Manila, Filipina - TAMBANG. SEBUAH perusahaan tambang yang sebagian sahamnya dimiliki TVI Pacific Inc., akan membangun pabrik pengolahan nikel di Filipina. TVI Pacific adalah perusahaan berbasis di Kanada, yang sudah memiliki dua pabrik pengolahan di Asia Tenggara.

TVI Resouce Development Phils. Inc mulai Oktober lalu mengapalkan bijih nikel mentahnya ke Cina, dari tambangnya yang berlokasi di tambang Agata, Provinsi Surigao, Filipina bagian selatan. Studi kelayakan terhadap pembangunan pabrik pengolahan nikel itu diperkirakan selesai bulan Desember ini.

‘’Pengapalan langsung akan merintis jalan bagi perusahaan untuk masuk bursa dan pendirian pabrik pengolahan dalam jangka menengah,’’ kata Direktur Komunikasi Perusahaan TVI Resources, Kaycee Crisostomo kepada Reuters.

Jika pabrik pengolahan itu dinyatakan layak, TVI merencanakan mulai membangun pada 2016, dengan biaya US$ 150-200 juta. Pabriknya akan menggunakan teknologi baru yang lebih murah daripada yang selama ini dipakai, yang populer disebut peluluhan dengan asam bertekanan tinggi, dalam Bahasa Inggris disingkat HPAL.

Nickel Asia Corp, perusahaan tambang nikel terbesar di Filipina, dan pemegang saham utama Sumitomo Metal Mining Co. Ltd, memiliki dan mengoperasikan dua perusahaan pengolahan nikel di Filipina, termasuk pabrik pengolahan Taganito HPAL, yang beroperasi sejak setahun lalu.

Filipina menjadi pemasok bijih nikel terbesar ke Cina sejak Indonesia menghentikan ekspor bijih mentah, mulai Januari lalu. Nikel dari Filipina dipakai untuk membuat butiran nikel olahan, yang dikenal sebagai nickel pig iron, bahan baku penting untuk membuat baja tahan karat.

Perusahaan tambang merasa perlu menyiapkan pabrik pengolahan di dalam negeri Filipina, untuk mengantisipasi larangan ekspor sebagaimana diterapkan pemerintah Indonesia. Di Filipina, larangan itu paling cepat dimulai pada 2021. Dua rancangan undang-undang yang melarang ekspor bijih mentah dan mewajibkan pengolahan di dalam negeri sudah disetujui di tingkat panitia khusus DPR.

Nikel mendominasi sektor pertambangan Filipina. Jumlah perusahaan tambang melonjak menjadi 27 pada 2014, dari 15 pada 2010. Kekayaan Filipina dari nikel diperkirakan mencapai US$ 1,4 triliun, dengan asumsi harga 2013.

Artikel Terkait

Kick Off Minerba Convex 2026, Dirjen Minerba Dorong Pertambangan Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Kick Off Minerba Convex 2026, Dirjen Minerba Dorong Pertambangan Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Jakarta,TAMBANG,- Pemerintah mendorong subsektor mineral dan batubara (minerba) untuk tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

By Egenius Soda
Prabowo Ganti Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan

Prabowo Ganti Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan

Jakarta, TAMBANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengangkat Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Kabinet Merah Putih. Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengisi posisi Menteri Keuangan hingga berakhirnya masa jabatan periode 2024-2029. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian

By Rian Wahyuddin
Di Kongres PROMETINDO 2026, Prof Zulfiadi Dorong Metallurgist Indonesia Jadi Pencipta Teknologi

Di Kongres PROMETINDO 2026, Prof Zulfiadi Dorong Metallurgist Indonesia Jadi Pencipta Teknologi

Jakarta, TAMBANG – Penguatan industri hilir mineral Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan mengoperasikan teknologi. Para ahli metalurgi nasional (metallurgist) dituntut naik kelas dari pengguna teknologi (technology user) menjadi pencipta dan penyedia teknologi (technology creator dan technology provider). Guru Besar Metalurgi Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Zulfiadi Zulhan, mengatakan perubahan peran

By Rian Wahyuddin
PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin