Beranda Tambang Today Batubara Golden Energy Mines Hanya Lakukan Eksplorasi di Borneo Indobara

Golden Energy Mines Hanya Lakukan Eksplorasi di Borneo Indobara

Jakarta – TAMBANG. Hanya satu dari keseluruhan anak usaha PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) yang melakukan kegiatan eksplorasi pada bulan Maret 2015 lalu, yaitu PT Borneo Indobara. Realisasi biaya eksplorasi sepanjang April 2015 tercatat sebesar Rp 189 juta dari yang dianggarkan sebesar Rp244,5 juta. Sedangkan untuk anggaran tahunan yang mencapai Rp 2 miliar, sampai saat ini sudah terpakai sebesar Rp 1,2 miliar.

 

Data tersebut dipaparkan dalam laporan yang disampaikan Golden Energy kepada Bursa Efek Indonesia, Selasa (12/5).

 

Kegiatan eksplorasi Borneo Indobara meliputi pengeboran eksplorasi praproduksi, pengeboran eksplorasi pengembangan, dan pengeboran geoteknik. Kegiatan pengeboran praproduksi dilakukan untuk melengkapi data pemodelan dan kualitas batu bara pada masing-masing area.Pengeboran tersebut dilakukan pada Blok Kusan dan Blok Girimulya di tambang yang terletak di Kalimantan Selatan.

 

Kegiatan pengembangan dilakukan Borneo Indobara untuk mendapatkan data litogi pada daerah yang belum pernah dilakukan kegiatan eksplorasi. Sedangkan kegiatan pengeboran geoteknik yang menggunakan metode full coring dilakukan untuk mengetahui daya dukung tanah dan sifat fisik batuan.

 

Pemboran eksplorasi dilakukan menggunakan 2 unit rig type Jacro 175, yang seluruhnya dikerjakan sendiri oleh pekerja Borneo Indobara. Lalu, untuk kegiatan pencatatan geofisikadilakukan oleh PT Surtech Indonesia. Semua kegiatan pengeboran disupervisi langsung oleh wellsite geologist dan evaluator geologist Borneo Indobara yang berada dalam Departemen Geologi – Geoteknik.

 

Sementara itu, anak-anak usaha Golden Energy Mines lainnya yaitu PT Kuansing Inti Makmur (KIM), PT Trisula Kencana Sakti (TKS), serta PT Manggala Alam Lestari (MAL) dan PT Nusa Indah Permai (NIP) tidak melakukan kegiatan eksplorasi selama bulan April 2015.

Artikulli paraprakTiga Bank BUMN Beri Fasilitas Lindung Nilai ke Pertamina
Artikulli tjetërAtlas Resources Cuma Kerjakan Eksplorasi di Ogan Komering