Grup BUMI Raih Penghargaan DJKN Kemenkeu

BUMI DJKN

Jakarta, TAMBANG – PT Bumi Resources Tbk (BUMI), melalui unit usahanya, PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia (Arutmin) berhasil meraih penghargaan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Dalam acara ini, KPC meraih dua penghargaan dalam dua kategori berbeda, yakni Terbaik Pertama untuk kategori Kontraktor Batubara dengan Kontribusi Penerimaan Negara Terbesar 2024 dan Terbaik Ketiga untuk kategori Kontraktor Batubara dengan Tingkat Pengelolaan Aset Teraktif 2024.

Di samping itu, Arutmin meraih penghargaan Terbaik Kedua untuk kategori Tingkat Pengelolaan Aset Teraktif 2024. Penyerahan penghargaan diselenggarakan di Gedung DJKN Kemenkeu pada Jumat (21/3).

Apresiasi penghargaan tersebut diberikan atas sinergi dan kontribusi para kontraktor dalam pengelolaan aset negara yang bernilai strategis bagi pembangunan nasional.

Sukses Catat Kinerja Positif Di 2024, Ini Strategi yang Dilakukan PGN

“Industri hulu migas dan pertambangan batubara memiliki peran vital dalam perekonomian Indonesia, baik melalui penerimaan negara, alokasi gas domestik, maupun investasi di sektor eksplorasi dan eksploitasi,” jelas Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara, Purnama T Sianturi.

Penghargaan ini membuktikan bahwa KPC dan Arutmin tidak hanya fokus kepada peningkatan produksi batubara, namun juga terbukti aktif mengelola asset negara dengan baik.

Selain itu, melalui penghargaan ini, KPC juga membuktikan dirinya sebagai perusahaan batubara dengan kontribusi terbesar terhadap penerimaan negara pada tahun 2024.

Artikel Terkait

Gunakan Energi Terbarukan di Wilayah Operasi, ANTAM Berhasil Turunkan Konsumsi Energi 59 Persen

Gunakan Energi Terbarukan di Wilayah Operasi, ANTAM Berhasil Turunkan Konsumsi Energi 59 Persen

Jakarta, TAMBANG - PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) berhasil menurunkan konsumsi energi sebesar 59% sepanjang semester I 2026. Hal ini berkat pemanfaatan sumber energi terbarukan di seluruh kegiatan operasional. Corporate Secretary ANTAM, Wisnu Danandi Haryanto mengatakan, efisiensi energi menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas operasional sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan

By Rian Wahyuddin