Harga Batu Bara Acuan Juni Turun Menjadi US$59,59 per Ton

Harga Batu Bara Acuan Juni Turun Menjadi US$59,59 per Ton
Jakarta-TAMBANG. Pemerintah telah merilis Harga Batu bara Acuan (HBA) untuk bulan Juni 2015. Harga acuan salah satu komoditi energi  untuk Juni 2015 ada di US$59,59 per ton. Dengan demikian jika dibanding bulan sebelumnya harga kembali melemah. Di bulan Mei, HBA  ada di angka US$61,08 per ton. Sementara harga rata-rata batu bara dalam enam bulan pertama tahun ini, US$63,28 per ton.
Harus diakui bahwa harga batu bara dalam dua tahun terakhir ini menunjukkan trend pelemahan. Banyak pihak menilai pelemahan ini lebih diakibatkan oleh karena pasar kelebihan pasokan. Sementara permintaan menurun khusus dari Cina dan India.
Sepanjang enam bulan pertama tahun ini, harga batu bara tertinggi pernah dicapai pada bulan Maret ketika harga batu bara acuan menyentuh US$67,76 per ton. Dan harga terendah terjadi pada bulan ini.  Silahkan lihat HBA yang dirilis oleh Ditjen Mineral dan Batu bara.
40d9d4a3dda97f3d3044282490e23bc12015-06-07-10-03-46_Page_1-40d9d4a3dda97f3d3044282490e23bc12015-06-07-10-03-46_Page_2-
40d9d4a3dda97f3d3044282490e23bc12015-06-07-10-03-46_Page_3
40d9d4a3dda97f3d3044282490e23bc12015-06-07-10-03-46_Page_440d9d4a3dda97f3d3044282490e23bc12015-06-07-10-03-46_Page_540d9d4a3dda97f3d3044282490e23bc12015-06-07-10-03-46_Page_6
Sumber:
http://www.minerba.esdm.go.id/library/content/file/28935-HBA%20Juni%202015/40d9d4a3dda97f3d3044282490e23bc12015-06-07-10-03-46.pdf

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda