Hingga Juli 2026, Samindo Resources Sukses Catat Overburden Removal Sebesar 21,01 Juta BCM
Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan jasa pertambangan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) sukses mencatat akselerasi kinerja operasional yang solid hingga memasuki paruh kedua tahun 2026. Penguatan operasional ini ditopang oleh kinerja positif pada seluruh lini jasa pertambangan utama Perseroan, mulai dari pemindahan batuan penutup (overburden removal), produksi batubara (coal getting), hingga pengangkutan batubara (coal hauling). Semuanya secara akumulatif berhasil melampaui target rencana kerja sepanjang tujuh bulan pertama tahun 2026.
Dijelaskan bahwa hingga Juli 2026, realisasi overburden (OB) removal Perseroan mencapai 21,01 juta bank cubic meter (bcm). Dibanding periode yang sama tahun lalu ada kenaikan 18,7%. Capaian ini juga melampaui target sebesar 19,13 juta bcm. Sejalan dengan pengupasan lahan, produksi batubara (coal getting) berhasil menembus 3,33 juta ton. Ini melampaui target rencana kerja 3,16 juta ton dan meningkat dibandingkan perolehan 2,90 juta ton pada periode yang sama tahun 2025.
Tren positif ini turut diikuti oleh segmen jasa pengangkutan batubara (coal hauling), yang mencatatkan total volume pengangkutan sebesar 14,09 juta ton, sukses melampaui target rencana sebesar 13,99 juta ton sekaligus tumbuh dari realisasi 13,58 juta ton pada periode tahun sebelumnya.
Pencapaian operasional di atas target ini didukung oleh kondisi cuaca tambang yang lebih kondusif dengan tingkat curah dan waktu hujan yang lebih rendah dari proyeksi. Selain itu perusahaan juga berhasil menjaga efisiensi jarak angkut (hauling distance) di pit tambang yang lebih optimal, serta perolehan alokasi volume tambahan dari klien utama Perseroan, PT Kideco Jaya Agung.
Akselerasi produksi ini sejalan dengan tren pemulihan dan penguatan harga batubara global, yang mendorong pemilik konsesi tambang untuk memaksimalkan ritme penggalian lapisan penutup dan pemuatan batubara guna menangkap momentum harga komoditas di pasar internasional.
Tingginya permintaan pengupasan batuan penutup dan penambangan batubara tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh Perseroan melalui kesiapan armada alat berat dan keunggulan operasional di lapangan.
Kinerja operasional yang tangguh tersebut menopang perolehan top-line Perseroan secara konsisten. Pada Semester I 2026, Samindo Resources membukukan total pendapatan konsolidasi sebesar US$83,99 juta, tumbuh positif dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar US$79,57 juta.
Kontributor terbesar kenaikan pendapatan ini berasal dari jasa pemindahan tanah dan pengambilan batubara (overburden removal & coal getting) yang menyumbang US$48,32 juta (melesat 15,2% dibandingkan US$41,93 juta pada Semester I 2025), disusul oleh segmen jasa pengangkutan batubara (coal hauling) sebesar US$21,76 juta.
Peningkatan pendapatan ini merupakan hasil langsung dari peningkatan volume pekerjaan penambangan, perbaikan efisiensi operasional pit tambang, serta penambahan alokasi dari mitra tambang utama Perseroan.
"Pencapaian solid hingga Juli 2026 membuktikan keandalan eksekusi kami di lapangan, didukung alokasi volume tambahan dari mitra strategis Perseroan. Memasuki paruh kedua 2026, kami optimistis tren positif ini terus berlanjut seiring utilisasi armada alat berat yang prima dan disiplin efisiensi biaya guna mengamankan target pertumbuhan pendapatan hingga akhir tahun." ungkap Corporate Secretary Perseroan, Ahmad Zaki Natsir.
Sebagaimana diketahui, Samindo Resources adalah perusahaan investment holding dengan fokus utama pada penyediaan jasa pertambangan batubara, termasuk pemindahan batuan penutup (overburden removal), produksi batubara (coal getting), pengangkutan batubara (coal hauling). Perusahaan juga menyediakan layanan pemetaan geologi dan pengeboran (geological mapping and drilling), serta jasa sewa kendaraan (light vehicle rent services).