Ini Kesan Tim Australia Terkait Kompetensi ERT Indonesia di IMERC 2026

Ini Kesan Tim Australia Terkait Kompetensi ERT Indonesia di IMERC 2026

Jakarta,TAMBANG, Ajang Indonesia Mining Emergency Response Community (IMERC) 2026 telah memasuki hari ketiga pada Sabtu (8/8). Ditengah teriknya kota Balikpapan, 24 Emergency Response Team (ERT) dari Indonesia dan Australia terus menguji kemampuan dalam menghadapi berbagai skenario keadaan darurat. Perusahaan kontraktor pertambangan, PT Putra Perkasa Abadi (PPA) menjadi tuan rumah IMERC 2026.

Di hari ini, ada lima kategori tantangan digelar. Seluruh skenario dirancang menyerupai kondisi yang dapat ditemui dalam situasi darurat di lapangan. Dengan ini diharapkan peserta tidak hanya dituntut bergerak cepat, tetapi juga mampu mengambil keputusan secara tepat, berkomunikasi, dan berkoordinasi sebagai satu tim.

Dari 24 peserta yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini ada satu tim yang berasal dari Australia yakni Tim Northern Star Resources (NTR). Tim ini termasuk salah satu peserta yang menyelesaikan tantangan pada hari ketiga. Tim tersebut mengikuti tiga kategori, yakni Confined Space Rescue, Vertical Rescue, dan Under Water Rescue & Recovery. Sehari sebelumnya, NTR telah menyelesaikan tiga kategori tantangan lainnya.

Kapten Tim NTR, Alice, menjelaskan keikutsertaannya mereka dalam IMERC 2026 memberikan pengalaman baru bagi timnya, terutama melalui pertukaran pengetahuan dengan para rescuer Indonesia.

โ€œDi Australia kami tidak mendapatkan pelatihan mengenai Under Water Rescue, jadi kami belajar banyak dengan berlatih dan melihat tim Indonesia melakukan penyelamatan itu,โ€ terang Alice.

Menurut dia, pengalaman tersebut menjadi salah satu nilai penting dalam kompetisi yang mempertemukan tim emergency response dari dua negara. Selain kompetisi, tim NTR juga mengapresiasi fasilitas pelatihan dan simulasi yang dimiliki Garuda Rescue Nusantara (GRN), lokasi penyelenggaraan IMERC 2026.

โ€œFasilitas ini sungguh luar biasa. Bangunannya megah dan memiliki fasilitas yang lengkap. Bahkan di Australia kami tidak memiliki gedung semegah dan selengkap seperti GRN ini,โ€ ungkap Alice.

Perubahan Cara Menangani Korban

Untuk diketahui, kolaborasi Indonesia dan Australia dalam IMERC memasuki tahun kedua. Bagi Founder IMERC, Jen Pearce, pertemuan kedua komunitas ERT tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi ruang untuk saling belajar dan meningkatkan standar penanganan keadaan darurat.

โ€œTujuan utama kolaborasi ini adalah membangun semangat yang sama antar-ERT kedua negara, saling berbagi pengetahuan, dan membangun komunitas rescuer yang lebih besar sehingga tercipta lebih banyak rescuer yang andal,โ€ ujar Jen.

Jen juga melihat adanya perubahan positif pada peserta IMERC 2026 dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Pada IMERC 2025, menurut dia, masih terdapat sejumlah tim yang terlalu berorientasi pada kecepatan ketika menangani korban. Tahun ini, aspek penanganan korban dinilai mulai menjadi perhatian utama peserta.

โ€œDi event MERC Australia, penanganan korban adalah yang dinilai utama. Kecepatan atau waktu mempunyai poin kecil,โ€ ujarnya.

Ia menambahkan, "Jika tahun lalu kami masih banyak melihat tim yang ikut serta sangat terburu-buru menangani korban, tahun ini kami melihat banyak tim yang sudah memprioritaskan korban dibanding waktu penanganan. Itu sesuatu yang sangat bagus,โ€.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa kompetisi emergency response tidak hanya mengukur seberapa cepat sebuah tim menyelesaikan tantangan. Ketepatan prosedur, pengambilan keputusan, koordinasi, serta kemampuan memastikan penanganan korban dilakukan dengan benar menjadi bagian penting dalam penilaian.

Menuju Hari Terakhir IMERC 2026

IMERC 2026 akan memasuki hari terakhir pada Minggu (9/8). Dua kategori terakhir yang akan dihadapi peserta adalah Individual Skill dan Fire Fighter Combat Challenge.

Sebagaimana diketahui, IMERC 2026 berlangsung pada 6โ€“9 Agustus 2026 di fasilitas pelatihan dan simulasi Garuda Rescue Nusantara (GRN), Balikpapan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Garuda Rescue Nusantara dengan Mining Emergency Rescue Competition (MERC) Australia serta mendapat dukungan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Memasuki tahun kedua, IMERC tidak hanya menjadi ajang kompetisi antar-ERT, tetapi juga menjadi ruang pertukaran pengalaman antara responder Indonesia dan Australia. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat kompetensi, jejaring, dan kesiapan komunitas emergency response dalam menghadapi berbagai situasi darurat di lapangan.

Artikel Terkait

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

KPP MINING Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Berbasis Change Management

London, TAMBANG โ€“ PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Perusahaan jasa pertambangan ini meraih penghargaan Bronze dalam ajang AMEC Global Communication Effectiveness Awards 2026 melalui penerapan komunikasi strategis dalam mendukung transformasi digital perusahaan. Penghargaan tersebut diberikan pada kategori Best Use of Measurement for Internal Communications

By Rian Wahyuddin
Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jurnalis Majalah TAMBANG Raih Penghargaan Minerba Educreative Competition 2026 Kategori Lomba Jurnalistik

Jakarta, TAMBANG โ€“ Jurnalis Majalah TAMBANG, Rian Wahyudin, meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 pada kategori Lomba Karya Jurnalistik untuk Wartawan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik yang mengangkat subsektor mineral dan batu

By Fahmi Adam
Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Tegaskan Komitmen Kepatuhan, PTBA Raih Penghargaan PNBP dari Kementerian ESDM dalam Minerba Convex 2026

Jakarta, TAMBANG โ€” PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA kembali menunjukkan capaian positif atas komitmennya terhadap kepatuhan pelaksanaan peraturan negara. Capaian ini diraih melalui penghargaan pada kategori Kepatuhan Pembayaran PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang diselenggarakan oleh Kementerian ESDM dalam acara Mineral & Batubara Convention - Expo

By Rian Wahyuddin
Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Minerba Convex 2026 Ditutup, Ditjen Minerba Apresiasi Kinerja Badan Usaha dan Umumkan Pemenang Educreative Competition

Jakarta, TAMBANG โ€“ Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 42 Apresiasi Minerba 2026 kepada badan usaha pertambangan serta insan ESDM yang berkontribusi dalam pengelolaan pertambangan dan penanganan bencana. Penghargaan tersebut disampaikan pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11)

By Rian Wahyuddin