CSR

J Resources Beri Bantuan Korban Banjir Jakarta dan Sekitarnya

J Resources Beri Bantuan Korban Banjir Jakarta dan Sekitarnya

Jakarta, TAMBANG – Banjir yang melanda Jakarta dan sekitarnya turut menggugah rasa kepedulian PT J Resources Asia Pasifik, Tbk (PSAB) untuk turun tangan membantu. Bersama seluruh anak usahanya yaitu PT J Resources Nusantara, PT J Resources Bolaang Mongondow, PT Arafura Surya Alam, PT Gorontalo Sejahtera Mining, perusahaan tambang emas ini memberi bantuan berupa sembako, peralatan sekolah, alat-alat kebersihan dan kebutuhan lainnya. Total bantuan yang diberikan senilai Rp 200 juta yang bersumber dari dana kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).

 

Dalam kegiatan ini J Resources berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kegiatan dilaksanakan di 3 titik lokasi yaitu Posko Walikota Jakarta Barat, Walikota Jakarta Timur dan salah satu Panti Asuhan di Kecamatan Pondok Melati, Bekasi Selatan.

Di Wilayah Jakarta Barat penyerahan bantuan dilakukan General Manager CSR PSAB, Muhammad Suhada. Kegiatanya dilaksanakan di posko Walikota Jakarta Barat (14/1/2020) dan bantuannya diterima langsung Sekretaris Kota Jakarta Barat, Eldi Andi.

 

Di hari yang sama, Manager Supply Chain Management PSAB Subjakto,  menyerahkan bantuan ke posko Jakarta Timur dan diterima langsung oleh Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Timur, Alawi.  Selanjutnya pada Kamis (16/1/ 2020) kembali  Subjakto menyerahkan bantuan kepada Panti Asuhan Maria Immaculata, Paroki Santo Bartolomeus Galaxy, Bekasi Selatan. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Staf Panti Asuhan.

 

General Manager CSR PSAB Muhammad Suhada  dalam kesempatan itu mengatakan bantuan yang diberikan PSAB merupakan bentuk kepedulian perusahaan pada saudara-saudara yang terkena banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

 

“Kami ingin membantu meringankan beban penderitaan dari saudara-saudara di Jakarta dan sekitarnya  yang terkena banjir. Kami berharap bantuan ini bisa membantu mereka setidaknya dalam situasi yang sulit ketika itu,”tutup Muhammad Suhada.


Close
Close