Beranda Korporasi Jajaki Kerja Sama, Tenaris Terima Kunjungan Perwakilan Indonesia di Abu Dhabi

Jajaki Kerja Sama, Tenaris Terima Kunjungan Perwakilan Indonesia di Abu Dhabi

Tenaris

Jakarta, TAMBANG – Pusat Layanan Tenaris untuk Rig Direct® di Abu Dhabi menerima kunjungan dari 11 perwakilan Indonesia yang mengikuti pameran ADIPEC di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Kamis (5/10). Perwakilan tersebut terdiri dari SKK Migas, Pertamina Hulu Indonesia (PHI), HCML, dan Petronas.

Tenaris adalah produsen, pemasok produk pipa baja, dan provider layanan industri energi global. Perusahan telah melayani sebagian besar perusahaan minyak dan gas terkemuka di dunia sejak tahun 2001.

Institutional Relations Senior Relations Manager TenarisSPIJ, Pungky Hermawan menyampaikan, tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mengenalkan lebih lanjut proses layanan Rig Direct® Tenaris di Abu Dhabi, dengan fokus pada manfaat dan efisiensi yang ditawarkan.

“Rig Direct® adalah layanan khusus dari Tenaris untuk pengelolaan produksi, pengelolaan stock, dan logistik. Melalui layanan ini, Tenaris bekerja sama dengan pelanggan untuk memenuhi kebutuhan OCTG dengan efisien dan tepat waktu, menjadikannya solusi Vendor Managed Inventory (VMI) yang sangat efektif dalam industri ini,” ucap dia.

Pungky juga menyoroti signifikansi Vendor Managed Inventory (VMI) sebagai faktor kunci untuk meningkatkan efisiensi operasional dan efisiensi biaya untuk para pelanggan.

“Diskusi yang produktif dengan SKK Migas dan Pertamina, terutama untuk meminimalkan tingkat inventaris, menentukan formula harga, serta pengelolaan material sisa pengeboran,” ujar Pungky

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Indonesia menerima pemaparan secara langung dari Mohsen Mouawad, Demand Planning Manager Tenaris Abu Dhabi, mengenai praktik Rig Direct® dalam proses operasional ADNOC, serta praktik Rig Direct® BP di Indonesia oleh Muhammad Fahmi Hadar, Sales Manager TenarisSPIJ.

Wakil Presiden Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Erwin Suryadi memberikan komentar terhadap kunjungan tersebut.

“SKK Migas secara konsisten mendukung terobosan manajemen supply chain yang bertujuan untuk mempercepat produksi agar dapat mencapai target produksi sebanyak 1 juta barel minyak per hari (BPOD) dan gas sebanyak 12 miliar kaki kubik standar per hari (BSCFD) pada tahun 2030,” tutur Erwin.

Lebih lanjut, Erwin juga menjelaskan, bahwa dukungan yang kuat juga diberikan untuk inovasi teknologi baru yang dapat mendorong penemuan baru dan mengurangi biaya secara signifikan.