Jampidsus Tetapkan Harvey Moeis Tersangka Korupsi Tata Niaga Timah

Jakarta, TAMBANG – Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Harvey Moeis sebagai tersangka baru dalam kasus korupsi tata niaga timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022.

“Tim penyidik telah cukup alat bukti. Sehingga kami tingkatkan statusnya sebagai tersangka yaitu saudara HM selaku perpanjangan tangan dari PT RBT,” ucap Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Agung Kuntadi, dikutip Kamis (28/3).

PT Refined Bangka Tin (RBT) adalah produsen timah murni batangan atau dikenal dengan sebutan tin ingot yang terbesar di Indonesia. RBT dibangun dalam memenuhi peningkatan permintaan dunia untuk timah berkualitas terbaik, dengan bisnis timah terintegrasi mulai dari kegiatan eksplorasi, penambangan, pengolahan hingga pemasaran.

Harvey Moeis menjadi perwakilan PT RBT untuk koordinasi dengan Direktur Utama PT Timah Tbk saat itu, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani sekitar tahun 2018-2019. Harvey diduga meminta Riza untuk mengakomodasi kegiatan pertambangan liar di IUP PT Timah Tbk.

Harvey dan Riza pun dikabarkan telah bertemu beberapa kali dan disepakati kerja sama penyewaan peralatan processing peleburan timah di wilayah IUP PT Timah Tbk.

“Tersangka HM mengkondisikan agar smelter PT SIP, CV VIP, PT SBS dan PT TIN mengikuti kegiatan tersebut,” ungkap Kuntadi.

Dari bisnis culas ini, Harvey diduga meminta perusahaan pemilik smelter tersebut untuk mengalokasikan sebagian keuntungannya untuk dibagikan kepada tersangka lainnya. Dana yang terkumpul disamarkan menjadi anggaran program CSR yang disalurkan Harvey melalui PT QSE lewat Helena Lim yang sebelumnya sudah ditetapkan jadi tersangka.

“Pemberian diduga dilakukan kepada tersangka HM melalui PT QSE yang difasilitasi tersangka HLN,” terang Agung.

Perbuatan lancung suami aktris Sandra Dewi ini telah melanggar pasal 2 ayat (1) dan pasal 3 juncto pasal 18 Undang-Undang RI tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kejagung juga telah menahan Harvey sejak 27 Maret hingga 15 April.

Sejauh ini, kasus korupsi tata niaga timah di wilayah IUP PT Timah Tbk telah melibatkan 16 orang tersangka.

Bos Batu Bara

Meski masih muda, Harvey Moeis sudah malang melintang di bisnis pertambangan. Selain timah, pria berusia 38 tahun ini merupakan bos salah satu tambang batu bara terbesar Tanah Air, PT Multi Harapan Utama (MHU).

Harvey tercatat pernah menjabat sebagai Komisaris dan Presiden Komisaris di perusahaan tambang yang terletak di Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara tersebut. MHU pemegang izin usaha pertambangan khusus yang sedang tahap operasi produksi dengan total luas konsesi mencapai 30.409 hektare.

MHU berhasil memproduksi batu bara sebesar 9,84 juta metrik ton sepanjang tahun 2022. Seminggu lalu, MHU sepakat menjalin kerja sama jual beli batu bara dengan Shaanxi Shaanmei Supply Chain Management Co., Ltd. (SHAANMEI), importir batu bara terbesar di Tiongkok dengan memasok 1.5 juta metrik ton batu bara.

MHU merupakan unit bisnis MMS Group Indonesia (MMSGI) adalah perusahaan tambang batu bara yang terintegrasi dengan operasi penambangan, pengolahan, dan penjualan batu bara. 

Artikel Terkait

Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Ditjen Minerba: 2.587 UMKM Binaan Perusahaan Tambang, PPM Dorong Kemandirian Ekonomi Daerah

Jakarta, TAMBANG – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penguatan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) agar manfaat kegiatan pertambangan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat di sekitar wilayah operasi. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan keberhasilan sektor

By Rian Wahyuddin
Menko Bahlil Dorong Hilirisasi hingga Produk Akhir, Evaluasi Pembangunan Smelter

Menko Bahlil Dorong Hilirisasi hingga Produk Akhir, Evaluasi Pembangunan Smelter

Jakarta, TAMBANG – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mendorong pengembangan industri hilirisasi mineral di Indonesia agar tidak berhenti pada produksi bahan setengah jadi. Karena itu, Pemerintah berencana mengevaluasi pembangunan smelter yang hanya menghasilkan produk antara untuk meningkatkan nilai tambah di

By Rian Wahyuddin
TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas  300 Metrik Ton Per Hari

TRIPATRA Dukung Kaltim Parna Industri Wujudkan Pabrik Pencairan CO2 Berkapasitas 300 Metrik Ton Per Hari

Jakarta,TAMBANG,- Perusahaan penyedia solusi berbasis rekayasa teknik PT Tripatra Engineers and Constructors (TRIPATRA) mendukung PT Kaltim Parna Industri (KPI) dalam pembangunan fasilitas pencairan karbon dioksida (CO₂) di Bontang, Kalimantan Timur. Fasilitas ini diresmikan pada 22 Oktober 2026 yang memiliki kapasitas desain sebesar 300 metrik ton per hari. TRIPATRA menjalankan

By Egenius Soda
PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Jakarta,TAMBANG,- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus memperkuat portofolio pasokan gas bumi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan tujuh dokumen kesepakatan komersial dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Migas (FOREK Hulu Migas) 2026 di Jakarta, Rabu

By Egenius Soda