Jaringan Transmisi 150 kV Poso - Palu Siap Beroperasi

Jaringan Transmisi 150 kV Poso - Palu Siap Beroperasi

Jakarta-TAMBANG. PT PLN (Persero) berhasil melakukan energizing atau pemberian tegangan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 Kilo Volt (kV) dari Gardu Induk (GI) Poso menuju GI Sidera (Palu Baru).

GM PLN UIP XIII, Sarono bersama GM PLN Suluttenggo, Baringin Nababan, Manajer UPK Jaringan Sulawesi II, Basuki Widodo, dan Manajer PLN Area Palu, Novalince Pamuso, hadir langsung mengikuti proses energize yang dilakukan di GI Sidera pada Minggu (8/3).

Tahapan energize ini merupakan tahapan akhir sebelum jaringan transmisi segmen Poso – Palu dengan total panjang jaringan mencapai 284 Kilo Meter Sirkuit (kms) dengan 417 tower secara resmi siap untuk dioperasikan menyalurkan energi listrik yang dihasilkan dari Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso II.

Rencananya, Senin ini (9/3), Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, akan meresmikan pengoperasian jaringan transmisi SUTT 150 kV Poso – Palu, bertempat di GI Sidera, yang berlokasi di Desa Sidera, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Propinsi Sulawesi Tengah.

Peresmian akan ditandai dengan pemberian beban perdana pada trafo berkapasitas 30 Mega Volt Ampere (MVA) yang nantinya dapat menyalurkan energi listrik sekitar 24 Mega Watt (MW) untuk melayani masyarakat / pelanggan PLN yang berada di wilayah Kabupaten Sigi dan sebagian Kota Palu.

“Sedangkan pembangkit yang existing, yaitu dari PLTU Mpanau, PLTD milik PLN dan PLTD Sewa akan memasok listrik sebagian Kota Palu, Kabupaten Donggala dan sebagian Kabupaten Parigi,” ujar Lefrand Maleke, Deputy Manajer Hukum & Humas PLN Wilayah SULUTTENGGO.

Proses pembangunan jaringan transmisi SUTT 150 kV Poso – Palu yang dilakukan oleh PLN Unit Induk Pembangunan XIII (UIP XIII) Jaringan Sulawesi II ini terhitung efektif sejak penandatanganan kontrak dilakukan pada Desember 2010.

Meski melalui proses yang cukup panjang dan menghadapi sejumlah kendala dilapangan, mulai dari proses perizinan, pembebasan lahan, tahapan pra konstruksi, saat pelaksanaan konstruksi hingga tahapan akhir berupa pengujian, tetapi semuanya dapat dilewati dengan baik.

PLN, kata Lefrand, memiliki komitmen tinggi dalam mewujudkan hadirnya jaringan transmisi SUTT 150 kV dari GI Poso ke GI Sidara (Palu Baru), selain untuk lebih mengoptimalkan penyaluran energi listrik yang dihasilkan dari PLTA Poso II yang memiliki kapasitas terpasang 3 x 65 MW ke sistem kelistikan Palapas : Palu, Donggala, Parigi dan Sigi, juga untuk mengatasi kondisi pemadaman listrik sebagai akibat kurangnya pasokan listrik yang terjadi beberapa waktu terakhir.

“Beban Puncak pada sistem Palapas sekitar 88 MW dengan Daya Mampu pembangkit existing sebesar 80 MW, sehingga terjadi defisit daya sekitar 8 MW. Beroperasinya jaringan transmisi SUTT 150 kV Poso – Palu merupakan salah satu upaya PLN untuk mengatasi defisit daya yang terjadi.”

Keuntungan bagi masyarakat Sulawesi Tengah dengan beroperasinya transmisi ini, selain tercukupinya kebutuhan pasokan listrik yang konsumsi energinya terus mengalami kenaikan pertumbuhan sekitar 13 hingga 15% dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Tambahan pasokan listrik yang ada, dapat digunakan oleh masyarakat untuk kegiatan ekonomi yang produktif sehingga diharapkan dapat ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tengah.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda