Jatah RKAB Tetap, PTBA Targetkan Produksi Batu Bara 49,5 Juta Ton pada 2026

Dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Bukit Asam Tbk (PTBA) tidak mengalami pemangkasan, sehingga perseroan menargetkan produksi batu bara sebesar 49,5 juta ton pada 2026.

Jatah RKAB Tetap, PTBA Targetkan Produksi Batu Bara 49,5 Juta Ton pada 2026
Press Conference Kinerja Keuangan dan Operasional Tahun Buku 2025 di Jakarta, Senin (6/4). Dokumentasi: Rian/TAMBANG.

Jakarta, TAMBANG - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memastikan alokasi produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tidak mengalami pemangkasan. Dengan demikian, perseroan tetap optimistis menargetkan produksi batu bara mencapai 49,5 juta ton pada 2026.

“Memasukin tahun 2026, kami juga bersyukur bahwa per tanggal 6 Maret kemarin RKAB Perseroan telah disetujui tanpa adanya pengurangan volume yang kami usulkan. Berdasarkan RKAB tersebut perseroan menargetkan volume produksi dan penjualan ini sekitar hampir 50 jutaan atau 49,5 jutaan tapi kami harapkan nanti bisa mencapai 50,” ungkap Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail dalam Press Conference Kinerja Keuangan dan Operasional Tahun Buku 2025 di Jakarta, Senin (6/4).

Dengan kepastian tersebut, PTBA tetap optimistis mencapai target produksi, sembari tetap menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian melalui penerapan kaidah good mining practices dalam setiap kegiatan operasional.

“Oleh karena itu, ke depan tahun 2026 ini, kami tetap optimis dan juga tentunya menjunjung prinsip kehati-hatian dengan memperhatikan penambangan good mining practices,” jelas Arsal.

Arsal menyebut bahwa pihaknya juga optimistis dapat menjaga kinerja positif secara berkelanjutan pada tahun ini dengan ditopang fundamental perusahaan yang kuat dan strategi bisnis yang adaptif.

Perseroan menilai, dukungan dari seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sekaligus menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh stakeholder.

“Kami percaya bahwa dengan fundamental yang kuat, strategi yang adaptif, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, PTBA akan mampu menjaga kinerja positif yang berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh stakeholder,” pungkasnya.

Sebagai informasi, PTBA membukukan kinerja operasional yang solid sepanjang 2025 dengan realisasi produksi batu bara mencapai 47,2 juta ton, meningkat 9% dibandingkan tahun sebelumnya.

Di sisi penjualan, PTBA mencatat volume sebesar 45,4 juta ton atau tumbuh 6% secara tahunan. Peningkatan ini turut diikuti oleh kinerja angkutan batu bara yang juga naik 6%, dari 38,2 juta ton pada tahun sebelumnya menjadi 40,4 juta ton pada 2025.

 

Artikel Terkait

Perkuat Transformasi sebagai Low-Cost Operator, Elnusa Targetkan Efisiensi Operasi hingga 25%

Perkuat Transformasi sebagai Low-Cost Operator, Elnusa Targetkan Efisiensi Operasi hingga 25%

Jakarta,TAMBANG,- PT Elnusa Tbk (ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi, menegaskan komitmennya untuk bertransformasi menjadi low-cost operator hulu minyak dan gas bumi kelas dunia dalam menghadapi dinamika industri migas yang semakin menantang di tahun 2026.   Direktur Utama Elnusa, Litta Ariesca, menyampaikan bahwa strategi ini difokuskan pada pengembangan lapangan marginal

By Egenius Soda