Beranda CSR JEJAK SETAPAK, Upaya Pertamina EP Kembangkan Kualitas Pertanian Organik

JEJAK SETAPAK, Upaya Pertamina EP Kembangkan Kualitas Pertanian Organik

Jakarta, TAMBANG – Melihat potensi pertanian padi organik sebagai alternatif peningkatan kualitas padi untuk masyarakat Karawang, Pertamina EP (PEP) Subang Field menginisiasi program CSR JEJAK SETAPAK. Akronim dari Jerih Kerja Karawang, Semangat petani sehat ketahanan pangan meningkat, program ini mengambil lokasi di kelurahan Plawad, Kecamatan Karawang Timur.

Produk pertanian organik dinilai memiliki keunggulan secara ekonomi dan lingkungan karena dapat meregenerasi kesuburan tanah secara alami dan dapat menopang kegiatan pertanian dalam jangka panjang. Hal ini berbeda dengan pertanian non-organik yang mengandalkan pupuk kimia. Semakin lama penggunaan pupuk jenis ini justru berpengaruh pada berkurangnya kemampuan tanah untuk meregenerasi dirinya sendiri.

Dalam aspek ekonomi, keunggulan pertanian organik adalah memiliki nilai harga yang lebih tinggi dari beras non-organik. Hal ini karena kandungan gizi dan mineral yang terkandung dalam produk beras organik dinilai lebih baik daripada beras non-organik. Peningkatan gaya hidup sehat yang marak diterapkan turut meningkatkan nilai tawar beras organik sebagai pilihan produk yang lebih sehat.

Selain kegiatan pertanian padi organik, Program Jejak Setapak berusaha menggali potensi kalangan pemuda untuk turut dalam kegiatan sektor pertanian. Penerapan pertanian dengan sistem aquaponik memberikan peluang bagi para pemuda untuk bertani walaupun tidak memiliki lahan. Sistem aquaponik tersebut juga memungkinkan para pemuda untuk mengembangkan budidaya perikanan bersamaan dengan pertanian yang diusahakan.

Ndirga Andri Sisworo, Senior Manager PEP Subang Field menyampaikan bahwa Jejak Setapak ini sebagai kontribusi perusahaan dalam menjaga kondisi pertanian masyarakat agar tetap lestari. “Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menjalankan bisnis migas berkelanjutan yang berlandaskan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah daerah operasi perusahaan”, ujar Ndirga.

Hendra, salah satu pegiat di program Jejak Setapak menyatakan senang tergabung di tiap kegiatannya. “Banyak ilmu yang saya peroleh terkait pertanian organik dan usaha aquaponik yang manfaatnya tidak hanya untuk diri sendiri namun, juga dapat saya tularkan pada keluarga”.

Melalui program Jejak Setapak yang berupaya memperbaiki struktur kesehatan tanah sawah melalui pertanian organik, PEP Subang Field mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 15 terkait ekosistem darat dan SDGs 2 dalam mewujudkan kondisi tanpa kelaparan dalam penetapan kawasan pertanian berkelanjutan di tengah berkurangnya lahan sawah setiap tahunnya.

Artikulli paraprakBayan Resources Alokasikan Beasiswa Senilai Rp 3,1 Miliar Untuk Universitas Balikpapan
Artikulli tjetërDampingi Jokowi Cek Proyek Kereta Cepat, Dirut PLN: Infrastruktur Listrik Rampung Juni 2023