Jelang Idulfitri 1447 H, PLN Indonesia Power Pastikan Pasokan Listrik Nasional Aman
PLN Indonesia Power memastikan kesiapan operasional pembangkit listrik nasional menjelang Idulfitri 1447 Hijriah (H). Untuk menjamin keandalan pasokan listrik selama periode hari raya, perusahaan menyiagakan 114 posko siaga dan 12.597 personel
Jakarta, TAMBANG – PLN Indonesia Power memastikan kesiapan operasional pembangkit listrik nasional menjelang Idulfitri 1447 Hijriah (H).
Untuk menjamin keandalan pasokan listrik selama periode hari raya, perusahaan menyiagakan 114 posko siaga dan 12.597 personel yang tersebar di berbagai unit pembangkit di seluruh Indonesia.
Secara keseluruhan, PLN Indonesia Power memiliki daya mampu pasok sebesar 15,03 gigawatt (GW) yang siap dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat serta menjaga stabilitas sistem kelistrikan nasional selama masa siaga.
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta mengatakan bahwa kesiapan operasional pembangkit menjadi prioritas perusahaan untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama momen Idulfitri.
“PLN Indonesia Power berkomitmen untuk memastikan seluruh unit pembangkit beroperasi secara optimal melalui kesiapan infrastruktur, penguatan sistem operasi, serta dukungan sumber daya manusia yang profesional," ujar Bernadus dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (9/3).
Kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari upaya PLN Indonesia Power dalam menjaga keandalan sistem pembangkitan serta memastikan pasokan listrik tetap aman dan stabil bagi masyarakat selama periode Idulfitri.
"Dengan dukungan daya mampu pasok sebesar 15,03 GW serta kesiapsiagaan 114 posko dan 12.597 personel, kami siap menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Idulfitri agar aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” imbuhnya.
Sebagai informasi, PLN Indonesia Power merupakan Generation Company terbesar di Asia Tenggara dan Subholding PT PLN (Persero). Perusahaan ini berfokus pada inovasi teknologi, efisiensi perasional, dan keberlanjutan energi untuk mendukung agenda nasional menuju Net Zero Emissions.