Kepala Biro Hukum ESDM dan Sekretaris Ditjen Migas Tukar Posisi

Jakarta – TAMBANG. Kamis (13/8), Menteri ESDM Sudirman Said kembali melantik dan mengambil sumpah dua pejabat eselon II baru. Pejabat yang dilantik adalah Susyanto dan Hufron, masing-masing menjabat Sekretaris Ditjen Migas dan Kepala Biro Hukum pada Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM.   Susyanto sebelumnya menduduki posisi Kepala Biro Hukum, sementara Hufron memengang jabatan Sekretaris Ditjen Migas. Sehingga, penukaran tempat ini dikategorikan sebagai rotasi jabatan.   “Tidak ada hal yang luar biasa di balik rotasi itu, semata-mata ingin penyegaran. Ini baik bagi institusi maupun bagi yang bersangkutan,” jelas Menteri ESDM, Sudirman Said, Kamis (13/8) di Jakarta.   Secara khusus, Sudirman mengucapkan terima kasih kepada Hufron yang berada di Ditjen Migas ketika masa transisi. Ia pun mengungkapkan bahwa banyak tantangan di posisi Biro Hukum yang sekarang menjadi tanggung jawabnya. Agenda yang harus dirampungkan antara lain revisi UU Migas, dan beberapa aturan lainnya.   Sementara kepada Susyanto, Menteri ESDM mengucapkan terima kasih atas kinerjanya selama menjadi Sekretaris Ditjen Migas. Pada masa tugasnya selama 10 bulan terakhir, tercatat beberapa peristiwa penting yang terjadi, seperti penyelesaian perpanjangan Blok Mahakam dan penyusunan revisi UU Migas.  

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin