Kepala Otorita IKN: 250 Kontainer Batu Bara dari Tambang Ilegal Sudah Diamankan

IKN
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono saat ditemui di Kawasan IKN. Dok: Rian/TAMBANG.

Penajam Paser Utara, TAMBANG – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono mengungkap pengamanan 250 kontainer berisi batu bara yang diduga berasal dari aktivitas tambang ilegal di kawasan pembangunan ibu kota baru tersebut.

“Saya kira, datanya saya tidak hafal, tapi sudah ada lebih dari 250 kontainer batu bara yang disita,” ungkap Basuki Hadimuljono saat ditemui di Kawasan IKN, Penajam Paser Utara dikutip Jumat (21/11).

Pria yang akrab disapa Pak Bas itu menjelaskan bahwa penyitaan barang bukti tersebut tidak dilakukan di kawasan IKN, melainkan di Surabaya, Jawa Timur. Operasi pengamanan itu dilakukan oleh Bareskrim Polri bekerja sama dengan Satgas Aktivitas Ilegal Kawasan Delineasi IKN.

“Nyitanya bukan di sini, justru di Surabaya oleh Bareskrim. Itu salah satu kerja Satgas Penanggulangan Illegal Mining,” imbuhnya.

Basuki menyebut bahwa sudah ada 5 orang yang sudah ditetapkan tersangka pada kasus ini. Kelima tersangka berperan sebagai penjual, pembeli dan pemodal untuk menambang di Bukit Soeharto sejak tahun 2016. “Ada lima yang sudah jadi tersangka,” ucapnya.

Dia lalu menyampaikan bahwa aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di kawasan IKN tidak hanya menyasar komoditas batu bara, tetapi juga penambangan pasir. “Ilegal mining itu tidak hanya batu bara tetapi juga termasuk pasir,” ungkapnya.

Basuki menegaskan bahwa langkah penindakan akan terus dilanjutkan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, Presiden meminta seluruh aktivitas ilegal termasuk yang ada di kawasan IKN diberantas agar pembangunan ibu kota baru berjalan tanpa hambatan. “Saya kira jalan terus. Presiden sudah kayak gitu kan, jadi kita tindaklanjuti,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 Hadirkan 280+ Perusahaan Global

Jakarta, TAMBANG – Sektor ketenagalistrikan Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang penting. Peningkatan permintaan listrik, integrasi energi terbarukan, modernisasi jaringan, digitalisasi, serta meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan pusat data mendorong kebutuhan akan sistem ketenagalistrikan yang semakin andal, fleksibel, dan tangguh. Dalam konteks tersebut, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect

By Rian Wahyuddin
Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Bos Perminas Buka-Bukaan Tantangan Pengembangan Logam Tanah Jarang di Dalam Negeri

Jakarta, TAMBANG – Presiden Direktur PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), Gilarsi Wahju Setijono mengungkap sejumlah tantangan pengembangan komoditas logam tanah jarang (LTJ) di dalam negeri. Saat ini, Perminas sudah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) LTJ eksplorasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Mamuju, Sulawesi Barat. Kata Gilarsi, tantangan

By Rian Wahyuddin