Beranda Korporasi KSB Indonesia Resmikan Perluasan Pabrik Baru, Nilai Investasi Capai 3,9 Juta Euro

KSB Indonesia Resmikan Perluasan Pabrik Baru, Nilai Investasi Capai 3,9 Juta Euro

Jakarta, TAMBANG – KSB Indonesia, Perusahaan yang bergerak di bidang industri pompa air berskala global, hari ini meresmikan perluasan pabrik dan workshop servis baru di Cibitung, Jawa Barat, Selasa (18/10). Total investasi untuk proyek ini mencapai 3,9 Juta Euro.

Proyek diresmikan langsung oleh Chief of Technical Officer KSB Group Stephan Bross, Regional Executive Officer KSB South Asia/Pacific Andre Richter, Managing Director KSB Indonesia, Philippe Olivier dan KSB Sales Indonesia serta anggota Dewan Energi nasional (DEN), Herman Darnel Ibrahim.

“Perluasan pabrik dan Supreme Serv workshop baru di Cibitung merupakan bagian dari komitmen kami untuk mengedepankan pertumbuhan yang berkelanjutan dan upaya kami untuk terus melakukan yang terbaik agar dapat memenuhi kepuasan pelanggan,” kata Philippe.

Meskipun dalam kondisi pandemi COVID-19, lanjut dia, perusahaan selalu optimis dalam melihat segala peluang di Indonesia. Menurutnya, KSB juga terus mengoptimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebagimana dianjurkan pemerintah.

“Secara berkesinambungan, kami juga berupaya untuk mengoptimalkan bahan baku lokal melalui peningkatan TKDN dan menciptakan lebih banyak kesempatan kerja agar dapat ikut serta dan berkontribusi bagi pembangunan ekonomi Indonesia,” bebernya.

Pabrik KSB awalnya 3,620 meter persegi diperluas menjadi 9,620 meter persegi. Hal ini untuk memenuhi permintaan produk yang meningkat secara signifikan di seluruh wilayah Indonesia. Pabrik KSB di Cibitung sampai saat ini memberikan kesempatan kerja bagi 403 karyawan dan ke depannya akan menciptakan 505 kesempatan kerja baru di bidang engineering, manufaktur, service dan solution.

Pabrik dan workshop baru PT KSB Indonesia, Cibitung, Bekasi.

Dengan adanya perluasan pabrik ini, kapasitas produksi ditargetkan meningkat sebesar 50% dan kapasitas Supreme Serv (service, maintenance, rental dan solution) ditargetkan dua kali lipat dari tahun 2021. Fasilitas baru seperti assembly room, sandblast room, dan painting booth room diharapkan dapat mengakomodasi produk berdimensi besar sehingga dapat memperlancar proses produksi.

Selain perluasan pabrik, KSB juga berfokus pada fasilitas layanan purnajual dari SupremeServ yang merupakan branding dari servis KSB. SupremeServ memiliki 2 lantai dengan area workshop seluas 2.000 meter persegi dilengkapi dengan 20 ton Overhead Crane dan 2X 500kg Jibcrane baru untuk mengakomodasi SupremeServ bagi pompa-pompa berdimensi besar dengan teknologi terkini.

KSB Indonesia juga mendukung upaya dalam pemberdayaan energi terbarukan, salah satunya melalui optimalisasi sistem solar panel berkapasitas 250Kwp untuk memenuhi lebih dari 50% kebutuhan listrik bagi kantor pusat, pabrik, dan workshop di Cibitung.

“KSB Indonesia mengedepankan inovasi secara terus menerus baik secara mekanikal, elektrikal dan digital teknologi, dibuktikan dengan produk DnD (Dewatering and Dredge Pump Set),” ungkap Philippe.

DnD merupakan produk yang 100% dikembangkan di Indonesia sejak tahun 2009, pada awalnnya DnD dikembangkan untuk dewatering ( memindahkan/mengurangi air di pit (kolam/danau) dan dredging ( mengambil lumpur/slurry yang ada di dasar pit agar proses penambangan dapat berjalan dengan baik. DnD ini terus ditingkatkan dan disempurnakan mengikuti kebutuhan pelanggan mining, dalam aspek aliran (debit air) dan ketinggian serta teknologi.

Dari segi aliran kapasitas DnD saat ini mampu mencapai 3000 meter kubik dan ketinggian mampu mencapai 250 meter.Secara digital teknologi KSB berinovasi secara berkelanjutan sehingga dapat menawarkan produk DnD ini dengan pengoperasian secara remote (jarak jauh)dengan menggunakan jaringan kabel yang telah diimplementasikan di beberapa pelanggan pertambangan.

Customer di industri tambang itu antara lain PT Bukit Asam untuk site di Sumatera, PT J Resources untuk site di Malaysia, dan jaringan nirkabel seperti di Petrosea untuk site Kalimantan dengan menggunakan SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) melalui SMART Human-Machine Interface (HMI).

“Selain itu ada potensi di beberapa pelanggan mining lainnya untuk mendukung operasional penambangan secara lebih aman, produktif dan efisien. KSB Indonesia terus berfokus pada inovasi yang berkelanjutan termasuk yang berbasis digital agar selalu dapat menyajikan solusi terbaik dan memberikan layanan yang berkualitas bagi pelanggan dan mitra di Indonesia,” pungkasnya.

Artikulli paraprakDibantu ABD, PLN Optimis Sukses Pensiunkan PLTU
Artikulli tjetërTekan Emisi Karbon, PTBA Kembangkan PLTS di Area Pabrik SIG