Lepas Jabatan Presdir, Boy Thohir Diangkat Jadi Wakil Presiden Komisaris ADRO

Boy Thohir

Jakarta, TAMBANG – Garibaldi Thohir atau akrab dipanggil Boy Thohir resmi melepas jabatannya sebagai Presiden Direktur PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Kini, Boy Thohir menjabat Wakil Presiden Komisaris di perusahaan tersebut.

Pergantian posisi ini merupakan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) ADRO yang diselenggarakan di Caroline Astor Ballroom, The St. Regis Jakarta, pada Senin (2/6).

“Menyetujui perubahan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan yang saat ini Terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun 2028,” demikian bunyi Keputusan Mata Acara Kelima RUPST ADRO, dilansir Rabu (4/6).

Baca juga: Buka HCS 2025, Menteri Bahlil: Instrumen Penyiapan SDM Terbaik Sektor ESDM

Dengan demikian, berikut susunan dewan direksi dan dewan komisaris ADRO terbaru:

Dewan Direksi Lama:

Presiden Direktur: Garibaldi Thohir

Wakil Presiden Direktur: Christian Ariano Rachmat

Direktur: Michael William P. Soeryadjaya

Direktur: Mohammad Syah Indra Aman

Direktur: Julius Aslan

Direktur: Iwan Dewono Budiyuwono

Dewan Komisaris Lama

Presiden Komisaris: Edwin Soeryadjaya

Wakil Presiden Komisaris: Theodore Permadi Rachmat

Komisaris: Arini Saraswaty Subianto

Komisaris Independen: Budi Bowoleksono

Komisaris Independen: Mohammad Effendi

Dewan Direksi Baru

Presiden Direktur: Iwan Dewono Budiyuwono

Direktur: Mohammad Syah Indra Aman

Direktur: Lany Djuwita Wong

Dewan Komisaris Baru

Presiden Komisaris: Edwin Soeryadjaya

Wakil Presiden Komisaris: Garibaldi Thohir

Komisaris: Christian Ariano Rachmat

Komisaris: Arini Saraswaty Subianto

Komisaris Independen: Budi Bowoleksono

Komisaris Independen: Mohammad Effendi

Artikel Terkait

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Jakarta,TAMBANG,- Sektor pertambangan Indonesia diperkirakan masih akan mengalami dinamika. Secara keseluruhan tahun 2026 sektor ini akan mengalami tekanan baik dari internal yakni dalam negeri maupun situasi gobal. Tenaga Ahli Profesional Kekayaan Alam, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) menjelaskan sektor tambang akan mengalami koreksi di paruh pertama tahun ini. Kemudian

By Egenius Soda