Manjakan Wisatawan, Kampong Reklamasi Selinsing PT Timah Bakal Dibangun Floating Cafe

Manjakan Wisatawan, Kampong Reklamasi Selinsing PT Timah Bakal Dibangun Floating Cafe

Jakarta, TAMBANG – Kawasan wisata Kampong Reklamasi Selinsing PT Timah Tbk yang terletak di Desa Selinsing, kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, akan dibangun floating cafe atau cafe terapung. Hal ini dilakukan selain sebagai komitmen dalam peningkatan kualitas sarana dan prasarana, juga agar wisatawan bisa menikmati keindahan pemandangan sembari bersantai.

Badan Usaha Milik Desa (BumDes), Mitra Jaya Selinsing (MJS) sebagai pihak pengelola akan membangun floating cafe di atas kolong eks tambang di kawasan tersebut.

Menggunakan bantalan drum plastik sebagai penopang bangunan kayu di atasnya, Floating Cafe akan memberikan sensasi unik ketika pengunjung hendak bersantai sambil menikmati indahnya areal sekeliling kawasan tersebut.

“Nantinya akan ada dua bangunan tambahan diatas kolong ini. Ini menjadi aset tambahan yang dikelola BumDes,” ungkap Ketua BumDes MJS, Diki Afriansyah, dikutip dalam keterangan resmi, Senin (12/9).

Menurut Diki, kawasan Kampong Reklamasi memang akan diperbanyak dengan spot bersantai bagi pengunjung. Dengan banyaknya pilihan, pengunjung tidak akan merasa bosan untuk berlama-lama saat berada di Kampong Reklamasi.

“Kita mau pengunjung benar-benar senang dan menikmati setiap spot wisata disini,” harap Diki.

Selain itu, Kampong Reklamasi juga menyediakan spot foto menarik seperti kopi tumpah dan beberapa ikon lainnya.

Di Kampong Reklamasi Selinsing juga wisatawan bisa dimanjakan dengan permainan seperti bebek air. Selain itu bisa melihat langsung proses pertanian, perkebunan dan pembibitan.

Nah seru banget kan, selain berwisata di Kampong Reklamasi Selinsing juga kita bisa belajar tentang mengelola lahan bekas tambang. Sesuai konsepnya Kampong Reklamasi ini berkonsep edu ecotourism.

Artikel Terkait

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin
Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Tekan Ketergantungan pada Impor, Pertamina Lubricants Luncurkan Katalis FCC/RFCC untuk Efisiensi Kilang

Jakarta,TAMBANG,- Demi mengurangi ketergantungan impor dan mewujudkan kemandirian teknologi energi nasional,  PT Pertamina Lubricants (PTPL) bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan katalis. Produk ini merupakan hasil pengembangan kolaborasi antar riset Pertamina Group, yakni Fluid Catalytic Cracking (FCC), Residue Catalytic Cracking (RCC), dan Residue Fluid Catalytic Cracking (RFCC).  Dijelaskan pula bahwa

By Egenius Soda