MDKA Bukukan Pendapatan USD1,298 Miliar hingga Kuartal III 2025

pendapatan MDKA
Sumber: MDKA.

Jakarta, TAMBANG – PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencatatkan pendapatan yang belum diaudit sebesar USD1,298 miliar atau sekitar Rp21,67 triliun hingga Kuartal III 2025. Angka ini turun 22% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024.

“Merdeka melaporkan pendapatan belum diaudit sebesar USD1,298 miliar per September 2025, atau turun 22% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (YoY),” ungkap Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk, Albert Saputro dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (11/11).

Albert menyampaikan bahwa penurunan ini terutama disebabkan oleh penurunan kontribusi dari segmen nikel sebesar USD445 juta dan penurunan pendapatan tembaga sebesar USD38 juta, yang sebagian diimbangi oleh kenaikan kontribusi dari emas sebesar USD87 juta serta pendapatan lain sebesar USD27 juta.

“Merdeka terus menunjukkan kemajuan dalam kinerja operasi tambang, proyek strategis, dan pengelolaan biaya. Proyek Tembaga Tujuh Bukit dan Tambang Emas Pani merupakan peluang pertumbuhan berskala besar yang akan membawa kemajuan berarti bagi Perseroan,” ungkap dia.

Albert melanjutkan bahwa bisnis nikel melalui PT Merdeka Battery Materials (MBMA) terus menunjukkan pertumbuhan dengan margin yang kian membaik. Kinerja positif ini, bersama portofolio aset lainnya, semakin mengokohkan posisi Merdeka sebagai perusahaan pertambangan multi-logam terdepan di Indonesia.

Tak hanya memperkuat fundamental bisnis, capaian tersebut juga mendukung peran strategis Indonesia dalam peta transisi energi dan pengembangan mineral kritis di tingkat global.

“Selain itu, bisnis nikel melalui MBMA terus berkembang dengan margin yang semakin meningkat. Bersama-sama, aset-aset ini menguatkan posisi Merdeka sebagai perusahaan pertambangan multi-logam yang terdepan di Indonesia, sekaligus mendukung peran strategis Indonesia dalam transisi energi dan mineral global,” pungkas Albert. 

Artikel Terkait

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Soal Afiliasi-Anak Usaha Jasa Tambang Wajib Kantongi Izin Menteri, ASPINDO Soroti Isu Transfer Pricing

Jakarta, TAMBANG — Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO) menilai penggunaan anak perusahaan atau perusahaan afiliasi sebagai kontraktor jasa pertambangan tidak serta-merta dapat dikaitkan dengan praktik transfer pricing. Hal tersebut disampaikan menyusul terbitnya aturan baru Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengenai penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam jasa

By Rian Wahyuddin
Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Bangun Gudang di Osowilangun Surabaya, CKB Perkuat Konektivitas Industri hingga Indonesia Timur

Jakarta, TAMBANG — PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) menghadirkan fasilitas pergudangan terintegrasi di Osowilangun, Surabaya. Aksi ini sebagai penghubung bagi industri logistik di Jawa Timur, dan konektivitas penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur. “Fasilitas Osowilangun bukan sekadar ruang gudang. Fasilitas ini merupakan simpul yang menghubungkan kebutuhan industri Jawa Timur

By Rian Wahyuddin
Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Kembangkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, PTBA Raih Apresiasi Waste4Change

Jakarta, TAMBANG — PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID, meraih apresiasi dari Waste4Change melalui kategori Strategic Partnership & Innovation Award atas inisiatif dalam proyek Jasa Konsultan Studi Pendahuluan dan Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). Apresiasi tersebut diberikan dalam

By Rian Wahyuddin