Beranda ENERGI Migas Medco Laporkan Dana Eksplorasi US$ 57,7 Juta

Medco Laporkan Dana Eksplorasi US$ 57,7 Juta

Jakarta – TAMBANG. Kegiatan eksplorasi yang dilakukan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) di Blok South Sumatera PSC sampai bulan Maret 2015 telah menelan biaya lebih dari US$ 45,35 juta. Sementara untuk konsesi di mancanegara, Medco mengeluarkan tambahan US$ 12,35 juta untuk eksplorasi. Rincian kegiatan eksplorasi itu disampakan dalam Laporan Eksplorasi Bulanan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/4).

 

Medco merinci kegiatan eksplorasi di Blok South Sumatera PSC tersebut meliputi kegiatan seismik 2D, kegiatan seismik 3D, dan pengeboran. Untuk kegiatan seismik 2D yang dilakukan di darat, lokasinya berada di Kabupaten Musi Rawas, Musi Banyuasin, Muara Enim, dan Lahat. Untuk total panjang lintasan 647,8 km itu, Medco sampai akhir bulan Maret 2015 mengeluarkan biaya US$ 525 ribu. Pekerjaan tersebut dibagi menjadi 4 area survey, yaitu Noga, Rambutan, Wahalo, dan Lakitan.

 

Kepada SKK Migas, Medco telah menampaikan permohonan perubahan program akusisi seismik 2D menjadi hanya 330 km, dan membatalkan lintasan semula. Untuk mematangkan target-target dangkal di area Musi Platform yang mempunya tingkat keberhasilan lebih baik, maka diusulkan lintasan pengganti mencakup area Aini, Arung-Nowera Hijau-North Teras, Kakus-East Lily, dan South Sugih Waras.

 

Kemudian untuk kegiatan seismik darat 3D, lokasinya adalah di Kabupaten Musi Rawas, dengan total volume 110 kilometer persegi. Kegiatan yang sedan berjalan di area Temelat itu adalah pengukuran topografi dan pengeboran. Biaya yang dikeluarkan mencapai US$ 5,7 juta.

 

Terakhir, untuk kegiatan pengeboran sumur Lagan Deep-1A yang ditajak pada 22 Agustus 2013 silam, pekerjaan uji sumur dilanjutkan sejak Desember 2014. Jumlah biaya pengeboran itu sampai akhir Maret 2015 disebutkan sebanyak US$ 39,13 juta.

 

Blok South Sumatera PSC yang semula dikelola oleh perusahaan patungan Exxon dengan Mobil, diambil alih sepenuhya oleh Medco pada 22 Desember 1999. PT Medco E&P Indonesia, anak usaha MEDC, telah memegang hak perpanjangan blok tersebut untuk periode 2013 – 2033.

 

Selain blok migas yang berada di Indonesia, Medco juga memiliki dua blok eksplorasi di luar negeri, yaitu di Republik Yaman dan Libya.

 

Untuk Blok 82 (Amed) yang terletak di propinsi Hadramaut, Yaman, dioperasikan oleh Medco Yemen Amed Ltd dengan porsi kepemilikan 38,25%. Akuisisi seismik yang dimulai 9 Februari 2013 di blok tersebut telah menyelesaikan 1,319,93 km survei topografi (100%) dan perekaman 10,091 vp (57%) hingga akhir Maret 2015. Biaya yang dikeluarkan mencapai US$12,35 juta.

 

Sementara untuk Blok 47 yang terletak sekitar 200 kilometer sebelah selatan kota Tripoli, Libya, dioperasikan oleh Medco International Ventures Limited (MIVL) dengan porsi kepemilikan 50%. Medco melaporkan bahwa sepanjang bulan Maret 2015 tidak ada aktivitas pengeboran appraisal di blok tersebut. Rencananya, di tahun 2015 MIVL baru akan melanjutkan program appraisal dengan melakukan pengeboran sumur untuk mengetahui cadangan minyak dan gas dari setiap struktur yang telah dites dan menunjukkan laju produksi komersial.

Artikulli paraprakAsmin Koalindo Tak Keluarkan Biaya Eksplorasi
Artikulli tjetërBiaya Eksplorasi Insani Baraperskasa Mencapai US$ 1,29 Juta