Beranda Korporasi Melalui Program NEBULA, PAMA Dorong Budaya Hidup Sehat Karyawan

Melalui Program NEBULA, PAMA Dorong Budaya Hidup Sehat Karyawan

NEBULA
Istimewa.

Jakarta, TAMBANG – PT Pamapersada Nusantara (PAMA) terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif melalui penyelenggaraan program NEBULA (Nurturing Energy, Balance & Ultimate Life Awareness).

Program ini merupakan healthy impact challenge yang dirancang untuk mendorong partisipasi aktif karyawan dalam menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan.

“Melalui NEBULA, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan bukan sekadar kewajiban individu, tetapi bagian dari budaya kerja PAMA. Kami mendorong karyawan untuk aktif berolahraga, menjaga pola makan, serta memperhatikan kesehatan mental demi keberlanjutan kinerja dan keselamatan kerja,” ujar SHE Division Head PT Pamapersada Nusantara, Herjadi Budiman dalam keterangannya, Rabu (21/1).

NEBULA dilaksanakan pada 19 Januari hingga 6 Februari 2026, dengan periode perlombaan selama satu bulan. Program ini wajib diikuti oleh seluruh anggota divisi PAMA, AFFCO, Subcont Area Head Office & CCOS, dan diklasifikasikan ke dalam tiga kategori berdasarkan jumlah karyawan, yakni Kelas Berat, Kelas Sedang, dan Kelas Ringan.

Melalui NEBULA, PAMA menargetkan peningkatan kesadaran karyawan terhadap pentingnya kesehatan fisik, mental, serta keseimbangan hidup, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kinerja dan produktivitas kerja.

Pelaksanaan NEBULA dibagi ke dalam beberapa minggu tematik, antara lain aktivitas fisik, pola makan sehat, kesehatan mental, lingkungan kerja, dan kepatuhan program kesehatan.

Penilaian dilakukan secara komprehensif, mencakup tingkat partisipasi anggota divisi, total jam olahraga, kreativitas materi awareness, kepatuhan terhadap MCU, hingga konsistensi konsumsi makanan sehat yang dibuktikan melalui unggahan evidence.

Aktivitas olahraga secara rutin memiliki peran krusial dalam menjaga kesehatan pekerja. Berbagai studi menunjukkan bahwa pekerja yang jarang berolahraga memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung dan pembuluh darah; obesitas dan diabetes; gangguan muskuloskeletal (nyeri punggung dan sendi); stres, kelelahan mental, dan penurunan produktivitas.

Data kesehatan global juga menunjukkan bahwa kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko kematian dini serta menurunkan kualitas hidup. Selain itu, gaya hidup sedentari di lingkungan kerja berkontribusi pada meningkatnya angka absensi dan burnout karyawan.

Sebagai perusahaan jasa pertambangan terintegrasi, PAMA meyakini bahwa karyawan yang sehat adalah fondasi utama keberhasilan operasional perusahaan. Oleh karena itu, NEBULA tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi dan penguatan budaya hidup sehat di lingkungan kerja.

“Ke depan, PAMA berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program kesehatan yang inovatif dan partisipatif guna mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, nyaman, sehat, dan produktif, sejalan dengan nilai-nilai keberlanjutan perusahaan,” pungkasnya.