Beranda ENERGI Energi Terbarukan Menteri Arifin Resmikan Gelaran ETWG I Presidensi G20 di Yogyakarta

Menteri Arifin Resmikan Gelaran ETWG I Presidensi G20 di Yogyakarta

Jakarta, TAMBANG – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif resmi membuka rangkaian kegiatan Energy Transitions Working Group (ETWG) 1 Presidensi G20 Indonesia di Daerah Istimewa Yogyakarta hari ini, Rabu (23/3). Acara diawali International Seminar: Renewable Technology as Driver for Indonesia’s De-Dieselization, kemudian dilanjutkan Parade Motor Konversi BBM ke Listrik.

“Hari ini adalah hari pertama gelaran ETWG 1 Presidensi G20 Indonesia. Bapak Menteri ESDM mengawali rangkaian kegiatan dengan membuka seminar internasional terkait de-dieselisasi, kemudian memimpin parade motor konversi BBM ke listrik dengan rute di Jalan Adi Sucipto,” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Agung Pribadi dalam keterangan resmi, Rabu (23/3).

Sidang ETWG sendiri akan berlangsung pada Kamis-Jumat (24-25 Maret) dan dihadiri oleh delegasi dari 20 negara anggota G20, 10 negara undangan, dan 8 organisasi internasional, secara langsung maupun virtual. Hari ini, para delegasi yang akan mengikuti jalannya sidang secara langsung, dijadwalkan tiba di Yogyakarta.

Paralel dengan jalannya sidang ETWG hari pertama, diselenggarakan pula 3rd Palm Biodiesel Conference dan Penandatanganan Power Purchase Agreement (PPA) Pembangkit Energi Baru dan Terbarukan (EBT) PT PLN (Persero).

“Bapak Menteri dijadwalkan membuka sidang ETWG dan hadir pada side events, kemudian berbicara pada konferensi pers terkait sidang ETWG,” lanjut Agung.

Pada hari ketiga, seiring dengan berjalannya sidang ETWG hari kedua, Kementerian ESDM juga akan menyelenggarakan Energy Transitions Youth Forum, yang akan dihadiri oleh perwakilan anak-anak muda dari negara-negara anggota G20.

“Pada Energy Transitions Youth Forum akan dilakukan soft launching Energy Transitions Innovation Challenge serta dukungan untuk Program Go-Gerilya feat Desa Berdikari Energi Pertamina dan Program Inovasi SuperSUN PLN,” terang Agung.

Sebagaimana diketahui, Forum Transisi Energi G20 2022 terdiri dari Rangkaian Pertemuan, mulai dari Energy Transitions Working Group (ETWG) 1 di Yogyakarta. Selanjutnya, ETWG 2 di Labuan Bajo, dan ETWG 3 di Bali, serta Energy Transition Ministerial Meeting (ETMM). Puncak Presidensi G20 Indonesia adalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada September 2022.

Artikulli paraprakPerhapi Kaltim Dan Alumni Tambang Unmul Godok Arah Ketahanan Energi IKN
Artikulli tjetërIUP Produksi Banyak yang Molor, Begini Tanggapan APNI