Menuju Babak Final, Lima Tim Unggulan Siap Berebut Juara OlympiAR 2024

Menuju Babak Final, Lima Tim Unggulan Siap Berebut Juara OlympiAR 2024

Jakarta, TAMBANG – Pengelola Tambang Emas Martabe, PT Agincourt Resources (PTAR) kembali menyelenggarakan Olympiade Agincourt Resources (OlympiAR) 2024. Setelah sebelumnya menyingkirkan ratusan tim peserta, lima tim terbaik keluar sebagai finalis. Mereka adalah tim dari Universitas Jenderal Soedirman sebanyak 1 tim, Institut Teknologi Bandung 2 tim, UPN “Veteran” Yogyakarta 1 tim, dan Institut Teknologi Nasional Yogyakarta 1 tim.

Gelaran Final OlympiAR akan dilangsungkan di Yogyakarta pada 4 Mei 2024. Penjurian melibatkan para praktisi pertambangan dan akademisi dari berbagai wilayah, termasuk dari Universitas di Sumatera Utara. Di hari yang sama, pengumuman Juara OlympiAR 2024 juga akan dilaksanakan.

Menuju babak final, para Finalis diberikan waktu selama 20 hari untuk mempersiapkan materi presentasi mengenai Further Exploration Design, Metalurgical & Processing Conceptual, dan Environmental Conceptual & Impact dari data Geokimia di prospek Barani.

Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Ruli Tanio, menjelaskan OlympiAR adalah wadah yang disediakan oleh Agincourt untuk membantu mahasiswa se-Indonesia dalam mengejar kedalaman pengetahuan pertambangan berkelanjutan serta mengembangkan kemampuan, keterampilan, dan potensi diri.

“Selamat kepada lima tim terbaik, para OlympiAR Warrior, yang akan mempertarungkan gagasan-gagasan kalian di babak final nanti. Juga selamat kepada 200 tim dari berbagai universitas di Indonesia, dari Sumatera hingga Papua, yang telah berani mendaftarkan diri ke OlympiAR di akhir tahun lalu,” kata Ruli.

Untuk diketahui, OlympiAR 2024 merupakan ajang kompetisi yang diikuti oleh mahasiswa jurusan Tambang, Geologi, Teknik dan Ilmu Lingkungan se-Indonesia. Agincourt Resources menggandeng Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) seperti tahun sebelumnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Agincourt dan MGEI menyediakan total hadiah ratusan juta rupiah. Bahkan untuk finalis yang berhasil menjadi juara akan diberikan kesempatan magang selama 3 bulan penuh dan dibiayai oleh perusahaan tambang yang berlokasi di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara ini.

Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, mengatakan peserta OlympiAR tahun ini cukup berbeda dari tahun sebelumnya. Menurutnya, sudah banyak tim dari tanah Sumatera yang berani mendaftar dan unjuk kemampuan diri. Sebut saja dari Universitas Syiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Bangka Belitung, Universitas Jambi, Institut Teknologi Sumatera, dan Universitas Lampung.

“Tahun ini terjadi peningkatan signifikan jumlah peserta yang mendaftar di OlympiAR sebesar 200% dibandingkan dengan OlympiAR 2022. Setelah lolos proses validasi yang ketat, 161 tim dari 28 universitas berhasil mengikuti babak pertama OlympiAR 2024. Hingga babak kedua, tim dari Universitas Syiah Kuala sebagai perwakilan peserta dari Sumatra berhasil lolos dalam 20 besar,” pungkasnya.

Baca Juga: Agincourt Resources Umumkan Pemenang OlympiAR 2022, Total Hadiah Ratusan Juta Rupiah

Artikel Terkait

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Multi Power Group Perkuat Komitmen sebagai Mitra Solusi Efisiensi Industri

Jakarta, TAMBANG — PT Multi Power Adi Tama (Multi Power Group) memperkuat komitmennya sebagai mitra solusi efisiensi bagi industri alat berat melalui pendekatan bisnis yang berorientasi pada kebutuhan operasional pelanggan. Perusahaan tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga membantu pelanggan menentukan solusi yang sesuai dengan karakter pekerjaan, target performa, dan kemampuan anggaran.

By Rian Wahyuddin
Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Sungai Barito Surut, Lebih dari 50% Pasokan Batu Bara Kalteng Terganggu

Jakarta, TAMBANG – Industri pertambangan batu bara di Kalimantan Tengah (Kalteng) tengah menghadapi gangguan akibat kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi tersebut berdampak terhadap pengangkutan batu bara melalui Sungai Barito, sekaligus mengancam pemenuhan kewajiban Domestic Market Obligation (DMO). Ketua Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalteng, Handry Mardam, mengatakan Sungai

By Rian Wahyuddin
Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Pasokan Batu Bara Industri Semen Terkendala, Minerba Cari Sumber Alternatif

Jakarta, TAMBANG – Pasokan batu bara untuk industri semen mengalami kendala akibat gangguan pengiriman di sejumlah wilayah. Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM tengah mencari sumber pasokan alternatif untuk mengatasi kondisi tersebut. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait berkurangnya pasokan

By Rian Wahyuddin