Beranda Korporasi Moncer, Antam Catatkan Laba Tahun Berjalan Sebesar Rp1,47 Triliun Selama Kuartal I...

Moncer, Antam Catatkan Laba Tahun Berjalan Sebesar Rp1,47 Triliun Selama Kuartal I 2022

Jakarta, TAMBANG – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), anggota MIND ID BUMN Holding Industri Pertambangan, mengumumkan pertumbuhan kinerja operasional dan keuangan Perusahaan yang positif pada periode Triwulan Pertama Tahun 2022 (1Q22).

Dijelaskan, pertumbuhan positif laba kotor dan laba usaha mendukung capaian laba tahun berjalan 1Q22 ANTAM sebesar Rp1,47 triliun, naik 132% dari laba tahun berjalan pada 1Q21 sebesar Rp630,38 miliar.

“Pencapaian kinerja positif tersebut tidak terlepas dari upaya ANTAM untuk terus melakukan inovasi dalam bidang produksi dan penjualan dengan fokus pada peningkatan nilai tambah produk, optimalisasi tingkat produksi dan penjualan serta implementasi kebijakan strategis dalam pengelolaan biaya yang tepat dan efisien di tengah volatilitas kondisi new normal pandemi Covid-19,” kata Sekretaris perusahaan ANTAM, Syarif Faisal Alkadrie dalam keterangannya, dilansir Selasa (24/5).

Kinerja operasi dan keuangan ANTAM yang solid tercermin dari capaian Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) pada 1Q22 sebesar Rp2,54 triliun. Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan capaian EBITDA pada Triwulan Pertama Tahun 2021 (1Q21) sebesar Rp1,24 triliun atau tumbuh 105%.

Pertumbuhan EBITDA yang positif terutama didukung oleh kinerja operasi dan penjualan komoditas utama ANTAM yang solid serta peningkatan efisiensi biaya di tengah apresiasi positif kenaikan harga komoditas global.

Pertumbuhan profitabilitas ANTAM pada 1Q22 tercermin pada capaian laba kotor sebesar Rp2,45 triliun, tumbuh 51% dari capaian laba kotor pada 1Q21 sebesar Rp1,63 triliun. Sementara itu capaian laba usaha Perusahaan pada 1Q22 tercatat sebesar Rp1,62 triliun, tumbuh 104% dibandingkan 1Q21 sebesar Rp793,89 miliar.

“Faktor pendukung tercapainya peningkatan ini adalah optimalisasi tingkat penjualan serta pengelolaan biaya beban pokok penjualan dan usaha yang optimal serta katalis positif kenaikan harga komoditas global,” ungkapnya.

Implementasi strategi operasional yang tepat mendukung pertumbuhan profitabilitas seluruh segmen operasi utama ANTAM yang berbasis pada komoditas nikel, emas, dan bauksit.

Hal tersebut tercermin pada posisi arus kas bersih perusahaan yang diperoleh dari aktivitas operasi pada 1Q22 sebesar Rp481,46 miliar. Capaian tersebut memperkokoh struktur keuangan ANTAM yang tercermin dari saldo kas dan setara kas pada akhir peiode 1Q22 sebesar Rp4,16 triliun.

Artikulli paraprakInvestasi Proyek Gas Bumi Nasional Topang Transisi Energi Indonesia
Artikulli tjetërDemi Tekan Emisi, Rio Tinto Gandeng bp Ujicoba Biofuel Di Armada Lautnya