Ombudsman Usul Tambang Nikel Blok Mandiodo Kembali Dibuka, Ada Apa?

Gakkum nikel
Ilustrasi

 Jakarta, TAMBANG Ombudsman RI mengusulkan tambang nikel Blok Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara agar dibuka lagi. Alasannya untuk meningkatkan kembali pertumbuhan ekonomi warga sekitar.

Anggota Ombudsman RI, Hery Susanto menyebut setidaknya ada tiga desa yang terkena dampak dari penutupan tambang Mandiodo ini yaitu Desa Tapuemea, Desa Tapunggaya dan Desa Mandiodo. Kata dia, berdasarkan hasil temuannya, warga tidak bisa lagi bekerja sehingga jumlah pengangguran semakin meningkat.

“Bahwa jumlah pengangguran semakin meningkat setelah operasional tambang diberhentikan. Hal tersebut dikarenakan pekerjaan dan penghasilan Masyarakat setempat bergantung kepada pertambangan,” ujar Hery dalam keterangannya, dilansir Kamis (25/1).

Padahal, saat tambang tersebut masih aktif dan dioperasikan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), kondisi perekonomian warga sekitar cukup baik. Pasca penutupan blok ini, warga juga mengeluhkan, banyak dampak negatif daripada positifnya.

“Bahwa setelah adanya penutupan operasional tambang di Blok Mandiodo lebih banyak negatifnya daripada positifnya,” beber dia.

Karena itu, pihaknya menyarankan Kementerian ESDM dan ANTAM agar mengaktifkan kembali kegiatan operasional pertambangan Blok Mandiodo dengan mengevaluasi dan memperbaiki pengelolaannya sesuai prinsip-prinsip pelayanan publik dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Begitu juga terhadap proses penegakkan hukum dalam kasus Blok Mandiodo harus dijalankan dengan baik sesuai regulasi.

“Bahwa Masyarakat setempat berharap kepada pemerintah untuk mengizinkan operasional tambang berjalan seperti semula supaya kehidupan Masyarakat lebih baik untuk kehidupan yang akan datang mengingat penutupan pertambangan membuat ekonomi Masyarakat semakin memburuk,” ucapnya.

Permintaan ini didasarkan atas temuan Ombudsman yang melakukan kunjungan langsung ke lokasi pada September 2023. Dalam kegiatan ini, pihaknya melaksanakan wawancara dan diskusi dengan perangkat desa dan masyarakat di tiga desa tadi termasuk perwakilan Perempuan, petani, nelayan, pemuda dan masyarakat umum.

Sebagai informasi, penutupan tambang nikel Blok Mandiodo disebabkan adanya kasus korupsi yang melibatkan pejabat tinggi di Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM pada tahun lalu. Dirjen Minerba saat itu, Ridwan Djamaluddin resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara. 

Artikel Terkait

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Pakar Tambang; Sektor Pertambangan Sepanjang 2026 Akan Alami Tekanan, Pemulihan Baru Terlihat Akhir Tahun

Jakarta,TAMBANG,- Sektor pertambangan Indonesia diperkirakan masih akan mengalami dinamika. Secara keseluruhan tahun 2026 sektor ini akan mengalami tekanan baik dari internal yakni dalam negeri maupun situasi gobal. Tenaga Ahli Profesional Kekayaan Alam, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) menjelaskan sektor tambang akan mengalami koreksi di paruh pertama tahun ini. Kemudian

By Egenius Soda
Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Hadir di IEE Balikpapan 2026, PT Prasetia Dwidharma Perkenalkan Produk Aditif IMAGINA

Jakarta,TAMBANG,- Industri pertambangan, energi, konstruksi, hingga migas sedang menghadapi sejumlah tantangan operasional. Di tengah kebutuhan produksi yang tinggi, perusahaan juga dituntut untuk menjaga efisiensi, mengurangi downtime, dan memastikan alat berat tetap bekerja secara optimal. Salah satu faktor yang sering luput diperhatikan adalah kualitas bahan bakar. Dalam penggunaan mesin

By Egenius Soda