PAMA Healthy Awards 2026: Apresiasi Kader Posyandu dan Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting

Produsen energi dan kontraktor pertambangan terkemuka, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui penyelenggaraan PAMA Healthy Awards 2026.

PAMA Healthy Awards 2026: Apresiasi Kader Posyandu dan Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting
TH Puguh Sasetyo selaku Division Head PAMA menyerahkan penghargaan PAMA Healthy Awards 2026 untuk kategori Posyandu Unggul. Dokumentasi: Rian/TAMBANG.

Jakarta, TAMBANG – Produsen energi dan kontraktor pertambangan terkemuka, PT Pamapersada Nusantara (PAMA) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui penyelenggaraan PAMA Healthy Awards 2026.

Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi perusahaan bagi kader posyandu, ibu balita, serta masyarakat yang berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan gizi anak di wilayah binaan.

PAMA Healthy Awards 2026 menghadirkan tiga kategori penghargaan, yakni Posyandu Unggul, Kader Tangguh, dan Kreasi Pangan Bergizi, yang diikuti kader posyandu serta para ibu balita di wilayah Ring 1 perusahaan.

Direktur PAMA, Abdul Nasir Maksum, mengatakan perusahaan memandang kesehatan ibu dan anak sebagai investasi penting dalam menciptakan generasi masa depan yang berkualitas.

Direktur PT PAMA Persada, Abdul Nasir Maksum (kiri), bersama SRGS Division Head PAMA, TH Puguh Sasetyo (kanan), mengikuti proses penjurian Lomba Kreasi Pangan Bergizi pada PAMA Healthy Awards 2026. Dokumentasi: Rian/TAMBANG.

"Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan apresiasi kepada para kader posyandu, para ibu, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga kesehatan ibu dan anak. Kami meyakini bahwa apabila kita ingin memiliki generasi masa depan yang sehat dan berkualitas, maka upaya tersebut harus dimulai sejak sekarang melalui berbagai program peningkatan gizi dan kesehatan anak," ujar dia dalam sambutannya di Head Office PAMA, di Jakarta, Selasa (30/6).

Menurut Abdul Nasir, posyandu memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai tempat penimbangan balita, tetapi juga menjadi pusat edukasi bagi keluarga mengenai gizi, pola asuh, dan tumbuh kembang anak.

Ia menambahkan, PAMA akan terus memperkuat dukungan terhadap posyandu melalui berbagai bentuk pembinaan dan partisipasi agar mampu menjadi ujung tombak peningkatan kesehatan masyarakat.

"Penghargaan ini bukan sekadar memberikan piala atau hadiah. Yang lebih penting adalah membangun semangat kebersamaan untuk terus menumbuhkan budaya hidup sehat yang dimulai dari lingkungan keluarga," katanya.

Sementara itu, SRGS Division Head PAMA , TH Puguh Sasetyo, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program tanggung jawab sosial, khususnya di wilayah Ring 1 operasional perusahaan.

Peserta Kreasi Pangan Bergizi. Dokumentasi: Rian/TAMBANG.

"Fokus program kami antara lain penanggulangan stunting, pemberdayaan penyandang disabilitas, pemberdayaan masyarakat sekitar, termasuk rumah singgah. Intinya, kami ingin ikut berkontribusi membangun masyarakat di Ring 1 melalui program-program yang sejalan dengan program pemerintah," jelasnya.

Puguh mengungkapkan program penanganan stunting telah berjalan sejak tahun lalu dan terus dilanjutkan melalui kolaborasi dengan puskesmas serta pemerintah daerah.

"Secara nasional kami memiliki target menyelesaikan sekitar 500 hingga 600 kasus stunting di berbagai daerah operasional. Alhamdulillah target tahun ini pada dasarnya sudah tercapai hingga nol kasus. Kalaupun nanti muncul kasus stunting baru, kami akan terus melanjutkan program ini," ujarnya.

Dari sisi tenaga kesehatan, Kepala Puskesmas Pembantu Jatinegara Kecamatan Cakung dr Farida Sulistyawati, mengapresiasi kontribusi PAMA dalam mendukung peningkatan status gizi balita di wilayahnya.

Security and External Relations Dept Head PAMA, Gunawan Setiadi paling kiri) menyerahkan penghargaan PAMA Healthy Awards 2026 untuk kategori Kader Tangguh. Dokumentasi: Rian/TAMBANG.

Menurutnya, persoalan gizi bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

"Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi dan kepedulian PT Pamapersada terhadap kesehatan balita. Kami sangat terbantu dengan dukungan PAMA dalam berbagai upaya peningkatan gizi balita sehingga dapat mencegah kondisi yang lebih serius, yaitu stunting," kata dr. Farida.

Ia berharap kolaborasi tersebut terus berlanjut sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

Apresiasi serupa disampaikan Lurah Jatinegara, Faqieh Insani, yang menilai sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan dunia usaha telah memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka stunting di wilayahnya.

"Program-program yang dijalankan PT PAMA merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. Alhamdulillah, berkat kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan PT PAMA, angka stunting di wilayah kami mengalami penurunan yang sangat signifikan," ujarnya.

Peserta Kreasi Pangan Bergizi. Dokumentasi: Rian/TAMBANG.

Faqieh berharap kerja sama tersebut dapat terus diperkuat agar berbagai program kesehatan masyarakat semakin tepat sasaran dan berkelanjutan.

Pada ajang tersebut, Posyandu RW 09 Kelurahan Jatinegara berhasil meraih Juara 1 Kategori Posyandu Unggul. Kader Posyandu RW 09, Rahma, mengaku tidak menyangka dapat menjadi yang terbaik mengingat persaingan yang cukup ketat.

"Alhamdulillah kami cukup tidak menyangka bisa menjadi juara karena pesaing dari RW lain juga sangat bagus. Dengan kader-kader yang baru kami semakin kompak dan mendapat bimbingan dari kelurahan serta puskesmas," tuturnya.

Rahma menjelaskan Posyandu RW 09 memiliki sejumlah program inovatif, di antaranya Pojok Gulali (Grup Upaya Literasi dan Aktivitas) yang bertujuan meningkatkan literasi anak sejak usia dini, serta Permen Manis (Program Reward Mengasuh Anak Sehat dan Harmonis), yaitu program penghargaan bagi ibu dan balita yang rutin mengikuti kegiatan posyandu selama satu tahun.

"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan posyandu," pungkasnya.

Kepala Puskesmas Pembantu Jatinegara Kecamatan Cakung dr Farida Sulistyawati (kedua dari kanan) menyerahkan penghargaan PAMA Healthy Awards 2026 untuk kategori Kreasi Pangan Bergizi. Dokumentasi: Rian/TAMBANG.