Pasokan Tembaga Kurang, Harga Naik

Pasokan Tembaga Kurang, Harga Naik

New York - Jakarta, TAMBANG. HARGA tembaga naik terus selama tiga bulan terakhir, untuk pertama kalinya sejak September 2014. Situasi ini memicu pembelian setelah jam perdagangan usai.

Kantor berita Bloomberg hari ini melaporkan, di Bursa Komoditi New York, pembelian tembaga pasar ke depan untuk penyerahan Mei melonjak 5,6% menjadi $2.9145 per pound pada jam 4.24 sore waktu setempat, atau jam 4.24 pagi waktu Indonesia barat. Ini merupakan harga tertinggi sejak 15 Desember 2014. Sebelumnya, harga ditutup pada $2.7895, naik 1% dibanding penutupan sebelumnya.

Keadaan ini menunjukkan pasokan tembaga ke pasar dunia yang makin seret. Salah satu penyebab seretnya pasokan adalah adanya gangguan di tambang Grasberg, Papua, akibat sebagian pekerja memblokade jalan.

Media komoditi di luar negeri menyoroti khusus pemogokan di Freeport. Salah satunya adalah media keuangan bidnessetc.com. Dalam penerbitannya kemarin, bidnessetc memberitakan bahwa selama lima hari para pekerja di tambang Grasberg menggelar aksi protes dengan menduduki jalanan.

Mereka adalah 100 pekerja yang tahun lalu tidak ikut aksi demo. Mereka menuntut perusahaan memberi bonus atas tindakan itu. Selama demo berlangsung, pengapalan konsentrat dari gudang penimbunan terus berjalan.

Aksi demo yang berbuntut pada penutupan tambang itu diduga turut memicu kenaikan harga tembaga.

‘’Fundamental pasar tembaga telah membaik,’’ kata Bart Melek, kepala strategi komoditi pada TD Securities di Toronto, Kanada. ‘’Begitu harga mencapai titip di atas rata-rata 100 hari, kita akan melihat banyak pembelian,’’ katanya.

Harga bergerak di rata-rata US$ 2.7708. Dalam tiga sesi, harga melonjak 8,5%, lonjakan tertinggi semenjak November 2011. Harga tembaga melonjak 7,4% di dua sesi sebelumnya, setelah terdengar kabar adanya aksi buruh di Freeport yang menuntut penutupan tambang.

Senin kemarin, harga tembaga bergerak naik setelah Kelompok Studi Tembaga Internasional, sebuah lembaga antar-pemerintah yang diniatkan untuk meningkatkan kemanfaatan tembaga secara transparan, Jumat lalu mengeluarkan kabar gembira: pasar tembaga pada 2014 kekurangan pasokan 475.000 metrik ton.

Foto: Para pialang di pasar komoditi, New York.

Sumber foto: bullionstreet.com

Artikel Terkait

Prabowo Ganti Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan

Prabowo Ganti Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan

Jakarta, TAMBANG – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengangkat Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Kabinet Merah Putih. Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengisi posisi Menteri Keuangan hingga berakhirnya masa jabatan periode 2024-2029. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian

By Rian Wahyuddin
Di Kongres PROMETINDO 2026, Prof Zulfiadi Dorong Metallurgist Indonesia Jadi Pencipta Teknologi

Di Kongres PROMETINDO 2026, Prof Zulfiadi Dorong Metallurgist Indonesia Jadi Pencipta Teknologi

Jakarta, TAMBANG – Penguatan industri hilir mineral Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan mengoperasikan teknologi. Para ahli metalurgi nasional (metallurgist) dituntut naik kelas dari pengguna teknologi (technology user) menjadi pencipta dan penyedia teknologi (technology creator dan technology provider). Guru Besar Metalurgi Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Zulfiadi Zulhan, mengatakan perubahan peran

By Rian Wahyuddin
PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

PROMETINDO Didorong Jadi Motor Transformasi Industri Metalurgi Nasional

Jakarta, TAMBANG – Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) dinilai memiliki peran strategis dalam mengawal transformasi industri mineral Indonesia, khususnya di tengah agenda hilirisasi dan industrialisasi. Organisasi profesi ini didorong tidak hanya memperkuat kompetensi ahli metalurgi, tetapi juga melahirkan gagasan yang mampu menjawab tantangan industri ke depan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara

By Rian Wahyuddin
Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Dirjen Minerba Tri Winarno Dorong PROMETINDO Perkuat Teknologi Metalurgi dan Akselerasi Hilirisasi

Jakarta, TAMBANG – Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tri Winarno mendorong Asosiasi Profesi Metalurgi Indonesia (PROMETINDO) mengambil peran strategis dalam memperkuat kemandirian teknologi metalurgi dan mendukung agenda hilirisasi mineral di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Tri Winarno dalam Kongres Nasional PROMETINDO 2026 yang digelar

By Rian Wahyuddin